Polibatam Gelar Debat Capresma–Cawapresma BEM 2026 sebagai Wujud Demokrasi Kampus
BATAM — Politeknik Negeri Batam (Polibatam) menyelenggarakan Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Capresma–Cawapresma) BEM Polibatam Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian Pemilihan Raya Mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026 di Lobi Gedung Utama Polibatam, dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan sebagai wujud partisipasi aktif dalam demokrasi kampus.
Debat ini menjadi ruang dialog terbuka bagi dua pasangan kandidat Capresma–Cawapresma untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang ditawarkan kepada mahasiswa Polibatam. Setiap pasangan memaparkan gagasan kepemimpinan yang berangkat dari kebutuhan mahasiswa, penguatan organisasi kemahasiswaan, serta peran strategis BEM sebagai penyalur aspirasi dan mitra institusi.
Pasangan Calon Anton Kurniawan – Fakhri Faturrahman Zain mengusung visi penguatan ekosistem kemahasiswaan yang kolaboratif, inklusif, dan berdampak. Program unggulan yang disampaikan antara lain pembentukan Musyawarah Kampus Progresif (Muskampro) sebagai forum sinergi lintas organisasi mahasiswa, penguatan advokasi dan layanan konseling mahasiswa untuk mendukung kesehatan mental, serta pengembangan kaderisasi organisasi yang berkelanjutan. Selain itu, pasangan ini menekankan pentingnya proyek sosial berbasis dampak nyata sebagai bentuk kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat.
Sementara itu, pasangan Calon Muhammad Aidil Azhar (Capresma) dan Sulthonah Luthfi Annur Bay (Cawapresma) memaparkan program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan mahasiswa, penguatan peran BEM sebagai fasilitator kegiatan akademik dan nonakademik, serta peningkatan transparansi dan komunikasi organisasi. Program yang ditawarkan meliputi optimalisasi sistem penyaluran aspirasi mahasiswa, pengembangan minat dan bakat melalui kolaborasi dengan himpunan dan unit kegiatan mahasiswa, serta penciptaan lingkungan kampus yang lebih aktif, produktif, dan partisipatif.
Kedua pasangan kandidat sepakat bahwa BEM memiliki peran penting sebagai penggerak solidaritas mahasiswa dan mitra strategis institusi dalam menjaga iklim kampus yang demokratis dan kondusif. Berbagai isu aktual mahasiswa dibahas secara terbuka, mulai dari kesejahteraan, pengembangan kapasitas diri, hingga peran mahasiswa dalam kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Suasana debat berlangsung dinamis dan interaktif. Mahasiswa yang hadir aktif menyimak pemaparan program, mengajukan pertanyaan kritis, serta memberikan tanggapan terhadap gagasan yang disampaikan para kandidat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kampanye, tetapi juga sarana pembelajaran politik kampus yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, objektif, dan bertanggung jawab dalam menentukan pilihan.
Melalui Debat Capresma–Cawapresma BEM Polibatam 2026 ini, Polibatam menegaskan komitmennya dalam mendukung proses demokrasi mahasiswa yang sehat, transparan, dan berorientasi pada lahirnya pemimpin muda yang berintegritas, visioner, serta mampu membawa aspirasi mahasiswa menuju perubahan yang konstruktif.
#Polibatam#DebatCapresma#PemiraPolibatam2026#BEMPolibatam#DemokrasiKampus#MahasiswaPolibatam#KampusVokasi#KampusPBL#KampusCDIO#PolibatamBerdaya

