Dari Sampah Pesisir ke Ruang Kelas, Polibatam Perkuat Pembelajaran STEM di SMK Kartini melalui Desain 3D SolidWorks
BATAM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) bersama SMK Kartini Batam melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Pendanaan 2026 melalui penguatan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Program bertajuk “Pemanfaatan Sampah Plastik Pesisir sebagai Media Pembelajaran STEM melalui Pendampingan Teknologi Cetak 3D di SMK Kartini Batam” ini bertujuan menghubungkan persoalan lingkungan dengan pembelajaran vokasi, desain rekayasa, serta teknologi manufaktur digital bagi guru dan siswa. Kegiatan ini didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Setelah melalui tahap sosialisasi dan penyelarasan program melalui Focus Group Discussion (FGD), kegiatan dilanjutkan dengan penguatan kompetensi guru dan siswa melalui penyusunan pembelajaran berbasis proyek serta pelatihan desain tiga dimensi menggunakan SolidWorks. Peserta diperkenalkan pada proses pengembangan produk digital, mulai dari identifikasi masalah, perancangan solusi, pembuatan model 3D, hingga persiapan file STL (Standard Tessellation Language) sebagai bagian dari tahapan menuju implementasi teknologi 3D Printing. Pengenalan mesin, alur kerja manufaktur digital, serta aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan peserta sebelum memasuki tahap praktik.
Permasalahan sampah plastik pesisir menjadi konteks utama dalam pembelajaran STEM yang dikembangkan. Melalui pendekatan PjBL, guru dan siswa diajak memahami bahwa isu lingkungan dapat dikaji dan diselesaikan melalui integrasi sains, teknologi, rekayasa, dan matematika. Peserta dilatih menyusun pembelajaran yang mendorong proses identifikasi masalah, eksplorasi ide, perancangan solusi, pembuatan model digital, hingga evaluasi desain. Program ini sekaligus memperkenalkan konsep ekonomi sirkular dengan mengubah perspektif terhadap sampah plastik sebagai material yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali.
Dalam proses perancangan, peserta mulai mengembangkan beberapa konsep media pembelajaran berbasis 3D Printing, di antaranya Alat Peraga Sudut Lipat Berbasis 3D Printing, Edupully 3D berupa model pulley dengan dudukan poros, Rack and Pinion, Mekanisme Geneva, serta Folding Angle Ruler atau penggaris siku lipat. Produk-produk tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran IPAS, Matematika, gambar teknik, serta konsep dasar Teknik Mesin. Saat ini, kelima produk masih berada pada tahap pengembangan konsep dan model digital, sedangkan proses pencetakan fisik, pengujian fungsi, dan penyempurnaan akan dilakukan pada tahapan berikutnya.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen Politeknik Negeri Batam dengan Adi Syahputra Purba sebagai Ketua Tim Pengabdian serta melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, yaitu Mohd. Kevin Reihan Diandra, Nabilla Sarah Amalia, Randa Zulhisya, Rieke Ananta, dan Sandy Raencho Atana. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus memberikan kesempatan untuk menerapkan kompetensi desain dan teknik dalam menjawab kebutuhan mitra sekolah vokasi.
Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, guru, dan siswa, Polibatam terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi berbasis teknologi dan inovasi. Program ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, kreatif, dan relevan dengan perkembangan industri, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung penyelesaian permasalahan lingkungan di masyarakat.
#Polibatam #KampusPBL #PoliteknikNegeriBatam #PengabdianKepadaMasyarakat #PkM2026 #STEMEducation #ProjectBasedLearning #SolidWorks #3DPrinting #TeknikMesin #PendidikanVokasi #InovasiPembelajaran #EkonomiSirkular #SDGs #SMKKartiniBatam

