Polibatam Gelar Program Pendidikan Neurodiversity Bersama City Of Glasgow College Yang Inklusif

BATAM – Senantiasa berkomitmen dalam memperluas cakrawala internasional dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, Politeknik Negeri Batam (Polibatam) sukses menggelar Global Entrepreneurship and Neurodiversity Education Program yang berlangsung pada 19–30 Januari 2026. Program strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik dengan City of Glasgow College, Skotlandia.

Kegiatan ini menghadirkan sosok ahli, Danilo Rigliaco, akademisi dari City of Glasgow College dengan latar belakang ilmu sosial (social science), sebagai pemateri utama. Kehadirannya memberikan perspektif baru bagi sivitas akademika Polibatam dalam memadukan konsep kewirausahaan dengan pendekatan neurodiversity, sebuah konsep yang menghargai keberagaman cara belajar serta potensi unik setiap individu.

Selama dua pekan, para peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan dibekali dengan materi komprehensif mulai dari penguatan budaya mutu, pendidikan inklusif, hingga pengembangan kurikulum kewirausahaan yang adaptif. Tidak hanya teori, rangkaian kegiatan juga mencakup diskusi interaktif dan proyek mandiri yang menantang peserta untuk merumuskan praktik pembelajaran berorientasi global namun tetap responsif terhadap kebutuhan mahasiswa yang beragam.

Wakil Direktur 1 Bidang Akademik Polibatam, Ahmad Riyad Firdaus, Ph.D., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi internasional ini adalah langkah nyata Polibatam dalam menjawab tantangan pendidikan modern.

“Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan City of Glasgow College. Program ini bukan sekadar pelatihan, melainkan fondasi bagi Polibatam untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa, dengan segala keunikan cara berpikirnya, memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi wirausahawan yang inovatif. Harapan kami, ilmu yang didapat dari Danilo Rigliaco dapat segera diimplementasikan agar lulusan kita tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing global yang berkarakter,” ujar Ahmad Riyad Firdaus.

Selain aspek akademik, program ini juga menjadi ajang penguatan pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding). Interaksi antara institusi dari Batam dan Skotlandia ini diharapkan mampu mempererat jejaring kerja sama internasional yang berkelanjutan, sekaligus memposisikan Polibatam sebagai institusi yang adaptif terhadap isu-isu pendidikan global terkini.

Dengan berakhirnya program ini, Polibatam terus melangkah pasti dalam meningkatkan kapasitas SDM demi menciptakan pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.
Salam Polibatam!
#Polibatam #CityOfGlasgowCollege #GlobalEntrepreneurship #Neurodiversity #InclusiveEducation #InternationalCollaboration #HumasPolibatam #KampusPBL #Entrepreneurship #Batam