Polibatam Gelar Pelatihan Uji Tarik Material Untuk Siswa SMKN 11 Batam

BATAM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melalui Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi menyelenggarakan pelatihan uji tarik material atau tensile test bagi siswa SMK Negeri 11 Batam. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Technopreneur Centre dan Laboratorium Metalurgi Polibatam pada Senin, 27 April 2026.

Pelatihan dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Mesin Polibatam, Ari Wibowo. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah menengah kejuruan.

Dalam sambutannya, Ari Wibowo menjelaskan bahwa uji tarik merupakan salah satu metode pengujian yang penting dalam bidang teknik. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan kualitas suatu material berdasarkan kekuatan mekaniknya.

“Uji tarik merupakan metode standar untuk memastikan kualitas material dari aspek kekuatan mekanik. Prosedur ini juga menjadi salah satu bagian penting dalam kurikulum bidang teknik mesin dan metalurgi,” ujar Ari.

Pelatihan dipimpin oleh Novebriantika bersama tim dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi Polibatam yang terdiri atas Popi Sasniati, Aulia Fajrin, Hendra Butar Butar, Ebeng Sugondo, Meilani Mandhalena Manurung, dan Windy Stefani. Kegiatan tersebut turut melibatkan Koordinator Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi, Adhe Aryswan, serta Sriyanto selaku penanggung jawab Laboratorium Metalurgi yang memandu sesi praktik.

Selama kegiatan, para siswa memperoleh materi mengenai sifat mekanik material, prinsip dasar pengujian tarik, penggunaan Universal Testing Machine (UTM), serta cara membaca dan menginterpretasikan data hasil pengujian. Para peserta juga mengikuti praktik langsung di laboratorium untuk memahami tahapan pengujian material sesuai dengan prosedur dan standar keteknikan.

Melalui praktik tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam mengoperasikan peralatan pengujian serta menganalisis perubahan yang terjadi pada material ketika menerima gaya tarik.

SMKN 11 Batam dipilih sebagai mitra dalam kegiatan ini karena sekolah tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan membutuhkan dukungan pembelajaran teknik yang aplikatif. Kepala SMKN 11 Batam, Rosi Yulianti, menyampaikan apresiasinya kepada Polibatam atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar secara langsung di lingkungan perguruan tinggi vokasi.

“Kami berharap kerja sama dengan Polibatam dapat terus berlanjut, termasuk melalui pelatihan kompetensi lainnya dan kesempatan program magang bagi siswa kami,” ujar Rosi.

Pelaksanaan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta meningkatkan minat siswa terhadap bidang metalurgi, material, dan teknik mesin. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan lingkungan pembelajaran, fasilitas laboratorium, dan penerapan teknologi di Polibatam kepada siswa SMK.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Polibatam terus berkomitmen memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi vokasi dan pendidikan menengah kejuruan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang teknik yang kompeten, terampil, dan siap menghadapi kebutuhan industri di Kota Batam.

Salam Polibatam!

#Polibatam #TeknologiRekayasaMetalurgi #SMKN11Batam #UjiTarikMaterial #PengabdianKepadaMasyarakat #VokasiBerdampak #PendidikanVokasi #TeknikMesin #Metalurgi