Polibatam dan PT Volex Indonesia Tandatangani MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Industri

BATAM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terus memperkuat kolaborasi strategis dengan dunia industri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Volex Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, bertempat di Teras Lantai 3 Gedung Utama Polibatam.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Polibatam, Bambang Hendrawan, bersama HR Director Global Volex, Alan Taylor. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan PT Volex Indonesia dan Polibatam, di antaranya Corin Wong, Irkham, Meilani, Firdaus, serta tim terkait dari kedua institusi.

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri, khususnya dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, pemetaan kebutuhan teknologi, serta penyelarasan kurikulum dengan dinamika dunia kerja.

Dalam pertemuan tersebut, Polibatam memaparkan kerangka pendidikan vokasi yang diterapkan melalui pendekatan pembelajaran teknik berbasis konsepsi, desain, implementasi, operasi, dan evaluasi berkelanjutan. Pada tahap awal, mahasiswa dibekali keterampilan dasar, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran berbasis proyek atau Project-Based Learning (PBL), hingga pengalaman magang industri pada tahun akhir perkuliahan.

Melalui kerja sama ini, umpan balik dari industri dinilai menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pengembangan kurikulum. Polibatam dan PT Volex Indonesia akan menyiapkan mekanisme masukan industri untuk mendukung pemetaan kompetensi, terutama pada bidang mekanik dan elektrik.

Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi pada bidang metalurgi, manufaktur, otomasi, robotika, CNC, stamping, bending, serta teknologi forging. Bidang-bidang tersebut dinilai relevan untuk mendukung kebutuhan pengembangan industri, termasuk rencana penguatan fasilitas dan kebutuhan teknis PT Volex Indonesia.

Polibatam juga memaparkan rekam jejak pelaksanaan PBL bersama berbagai mitra industri. Beberapa portofolio yang disampaikan meliputi pengembangan AGV, sistem informasi, aplikasi pendukung operasional, pemantauan air, hingga kontribusi pada transformasi digital industri. Prestasi mahasiswa di bidang robotika juga menjadi salah satu bukti kapasitas inovasi yang dimiliki Polibatam.

Dalam pembahasan lanjutan, Polibatam dan PT Volex Indonesia turut menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi, seperti artificial intelligence, Human-Machine Interface (HMI), kendaraan listrik, dan robotika. Keduanya juga membuka peluang untuk menyelenggarakan kuliah tamu, lokakarya, studi kasus industri, serta pengembangan kompetensi yang memadukan fundamental teknik dengan teknologi masa depan.

Aspek keberlanjutan juga menjadi bagian dari diskusi, terutama terkait pengelolaan byproduct, pemanfaatan kembali material, inovasi proses, serta ekonomi sirkular. Melalui pendekatan ini, Polibatam dan PT Volex Indonesia melihat peluang kerja sama dalam riset terapan dan proyek PBL yang mendukung efisiensi, inovasi, dan target bisnis berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut MoU, kedua pihak akan merumuskan Perjanjian Kerja Sama atau MoA yang lebih teknis, mencakup program beasiswa CSR bagi mahasiswa kurang mampu, peluang magang, pengembangan proyek PBL, serta bentuk kolaborasi lainnya yang mendukung penguatan pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.

Melalui kerja sama ini, Polibatam berharap hubungan dengan PT Volex Indonesia dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, industri, dan masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen Polibatam sebagai kampus vokasi yang adaptif, inovatif, dan terus menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri.

Salam Polibatam!

#Polibatam #PTVolexIndonesia #KerjaSamaIndustri #PendidikanVokasi #KampusPBL #ProjectBasedLearning #KolaborasiIndustri #PolibatamBerdampak