Jejak Visioner Pak Eko: Dari Kolaborasi NTU hingga Lahirnya Politeknik Batam Berkelas Dunia
BATAM-Aku mengenal Priyono Eko Sanyoto, ketika berkunjung ke Nanyang Technology University (NTU) Singapura pada tahun 2002. Waktu itu, Ketua Otorita Batam Ismeth Abdullah mengundang sejumlah jurnalis ikut berkunjung ke negara jiran. Eko yang waktu itu baru saja diangkat sebagai Direktur Politeknik (Poltek) Batam (periode 2001-2020), menjajaki kerja sama dengan NTU. Tujuannya, agar Poltek Batam bisa bekerja sama dan mendapatkan pengalaman dari NTU dalam pengelolaan pendidikan tinggi vokasi.
Bahkan, sebelum ke NTU, Eko sudah merintis kerja sama dengan sejumlah perusahaan-perusahaan industri di Batam dalam pemagangan bagi anak-anak Poltek Batam. Dan itu berhasil. Mahasiswa Poltek Batam akhirnya diperkenankan magang di sejumlah perusahaan-perusahaan industri bahkan tidak sedikit yang langsung bekerja.
Kini, Poltek Batam menjadi perguruan tinggi vokasi yang dikenal luas di Indonesia dengan segudang prestasi internasional. Batam bahkan Kepri berutang budi dengan sosok almarhum karena berkah tangan diinginnya Poltek Batam menjadi perguruan tinggi yang sehebat sekarang ini.
Itulah sekelumit catatan ku terhadap sosok almarhum Priyono Eko Sanyoto, yang meninggal sedang melakukan olahraga pagi, bersepeda, Sabtu, 11 April 2026, pagi. Beliau tiba-tiba kelelahan. Takdir hidup adalah rahasia Allah SWT, yang tidak satupun hamba mengetahuinya. Pak Eko yang ku kenal sosok berintegritas, bersahaja, santun dan mau mendengar, sudah tiada. Semoga Allah SWT memberikan balasan amal jariahnya di surga jannatun na’im.

#Polibatam#HumasKerjasamaPolibatam#PakEko#InMemoriam#PolibatamBerduka#LegacyPolibatam#JejakPakEko#Inspirasi#Dedikasi#PendidikanVokasi#Batam#Kepri

