Polibatam Tuan Rumah FDPNI: Sinergi Vokasi dan Profesionalisme Global

BATAM-Politeknik Negeri Batam (Polibatam) resmi terpilih menjadi tuan rumah rangkaian acara bergengsi Forum Direktur dan Ketua Dharma Wanita Politeknik Negeri serta Akademi Komunitas Negeri se-Indonesia (FDPNI). Perhelatan besar ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12 hingga 14 Februari 2026.

Kegiatan utama dipusatkan di Auditorium Polibatam, sebuah fasilitas ikonik yang menjadi saksi berkumpulnya para pimpinan institusi pendidikan vokasi dari seluruh penjuru Nusantara. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan merumuskan langkah strategis masa depan pendidikan vokasi di Indonesia.

Acara dibuka dengan penuh khidmat oleh Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Bapak Fary Djemi Francis. Kehadiran beliau menegaskan dukungan penuh otoritas wilayah terhadap pengembangan sumber daya manusia yang berbasis pada kebutuhan industri nyata.

Dalam sambutannya, Bapak Fary Djemi Francis mengenang kembali sejarah historis Polibatam yang pada awalnya diinisiasi oleh BP Batam. Visi utamanya adalah menciptakan pola link and match yang sempurna antara dunia pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri Batam.

Beliau juga memaparkan profil strategis BP Batam serta dinamika Batam Investment Landscape yang terus berkembang. Melalui pemaparan ini, diharapkan para direktur politeknik se-Indonesia mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana ekosistem investasi membutuhkan dukungan SDM vokasi yang mandiri dan bertalenta.

Direktur Politeknik Negeri Batam, Bapak Bambang Hendrawan, dalam kapasitasnya sebagai tuan rumah, menyambut hangat seluruh delegasi. Beliau menyampaikan aspirasi agar setiap mahasiswa vokasi dapat merasakan kualitas fasilitas pendidikan yang ada di Polibatam sebagai standar pengembangan kompetensi.

Salah satu agenda paling krusial dalam forum ini adalah Sosialisasi dan Diskusi mengenai pembentukan Ikatan Teknisi Rekayasa dan Ahli Teknologi Rekayasa Indonesia (ITERATI). Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak akan wadah profesional bagi lulusan politeknik di tanah air.

Sosialisasi ITERATI menekankan pada pentingnya pengakuan internasional bagi teknisi rekayasa Indonesia agar memiliki mobilitas kerja global. Hal ini merujuk pada standar The International Engineering Alliance (IEA), sebuah aliansi global yang menjamin mutu pendidikan dan kompetensi keteknikan.

Dalam paparannya, dijelaskan bahwa IEA memiliki kerangka perjanjian internasional seperti Sydney Accord untuk program vokasional rekayasa teknologi dan Dublin Accord untuk teknisi rekayasa. ITERATI hadir untuk memastikan lulusan D1 hingga D4 Indonesia masuk dalam radar pengakuan dunia tersebut.

Melalui registrasi internasional dalam skema ini, profesional Indonesia akan memiliki peluang karier yang lebih luas di kancah global. Hal ini bukan sekadar gelar, melainkan pengakuan kompetensi yang memungkinkan teknisi kita berkontribusi pada proyek-proyek keteknikan skala internasional.

Selain isu profesionalisme, forum ini juga menyelenggarakan sesi dengar pendapat terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Tinggi. Sesi ini dihadiri oleh perwakilan BKD DPR Republik Indonesia untuk menyerap aspirasi langsung dari para pengelola pendidikan vokasi.

Pembahasan RUU ini menjadi momentum penting untuk memperkuat payung hukum pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. Tujuannya agar regulasi yang dihasilkan mampu mendukung fleksibilitas kurikulum dan penguatan kerja sama antara kampus dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Di sisi lain, kegiatan Ketua Dharma Wanita Politeknik dan Akademi Komunitas se-Indonesia juga berlangsung dengan penuh warna. Mereka melaksanakan rapat koordinasi sekaligus sesi perkenalan untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota dari berbagai daerah.

Uniknya, para Ibu Dharma Wanita diajak untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya lokal melalui kegiatan membatik. Mereka tampak sangat antusias saat belajar mencanting, melukis, dan mewarnai Batik Gonggong, yang merupakan motif batik khas dari Kota Batam.

Rangkaian acara FDPNI 2026 ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk memajukan pendidikan vokasi Indonesia. Dengan hadirnya inisiatif seperti ITERATI dan penguatan regulasi, Polibatam dan seluruh politeknik di Indonesia siap mencetak generasi unggul yang diakui oleh dunia.

Salam Polibatam!

#Polibatam#FDPNI2026#ITERATI#VokasiKuat#BatamInvestment#BPBatam#SDMUnggul#GlobalRecognition#BatikGonggong#TeknikIndonesia#PoliteknikMendunia#HumasPolibatam#KampusPBL