Sejarah Polibatam

Sebagai Perguruan Tinggi jalur vokasional yang berorientasi pada penguatan kemampuan praktek dan keterampilan mahasiswanya, proses pendidikan Polibatam didukung infrastruktur gedung yang sangat memadai. Gedung bebas asap rokok tersebut, berdiri kokoh diatas lahan seluas 12,5 Ha di pusat kota Batam, Batam Center. Gedung Utama tersebut merupakan pusat aktivitas manajemen, dosen dan proses kegiatan akademik dilakukan. Fasilitas digedung ini meliputi 20 ruang kelas, 29 laboratorium, perpustakaan, ruang administrasi, dan ruang layanan informasi serta berbagai sarana umum seperti masjid, kantin, dan auditroium yang cukup luas dengan daya tampung sekitar 1000 orang. Berikut lini masa sejarah Polibatam sejak awal berdiri hingga saat ini :

Tahun 1999 menandai dimulainya persiapan pendirian Politeknik di Batam. Berawal dari permintaan Otorita Batam (OB), yang menugaskan Dr. Wendy Aritenang dan Dr. Purba Robert Sianipar untuk berkoordinasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI-ITB). Dari pihak ITB, beberapa nama yang terlibat adalah Prof. Dr. I Gde Widiadnyana Merati, Dr. Kusmayanto Kadiman, Mary Handoko Wijoyo, dan Rochhardjanto. Gayung bersambut, tim penyiapan pendirian Politeknik Batam kemudian melibatkan Moch. Prijanto (OB), Benjamin Balukh (OB), R. Hutomo (OB), Tri Novianta Putra (OB), Purnomo Andiantono (OB), Budiman Maskan (OB), Daniel Yunus (OB), Horman Purdinaung (OB), Dr. Inggriani Liem (ITB), Dr. Sarwono Sutikno (ITB), Alm. Sunarti (Politeknik Negeri Bandung), Rida Hudaya (Politeknik Negeri Bandung), Dr. Achmad Fuad Mas’ud (ITB), Uuf Brajawidagda (LAPI-ITB), Bambang Hendrawan (LAPI-ITB), M. Zaenuddin (LAPI-ITB), Nur Rahma Andayani (LAPI-ITB), Ivan Syahreza (LAPI-ITB) dan lain sebagainya.

Selanjutnya dibentuk Yayasan Pendidikan Batam untuk menaungi Politeknik Batam dengan anggota Badan Pendiri: Ismeth Abdullah (Ketua OB), Nazief S. Dharma (Walikota Batam), Prof. Dr. Muchtar Ahmad (Rektor Universitas Riau), dan Prof. Dr. Lilik Hendrajaya (Rektor ITB). Dosen pertama Politeknik Batam berjumlah 18 orang: Uuf Brajawidagda, Bambang Hendrawan, M. Zaenuddin, Ahmad Riyad Firdaus, Muslim Ansori, Irsutami, Arniati, Hendra Gunawan, Ari Wibowo, Metta Santiputri, Deni Wardani, Heri Heryadi, Metahelgia, Iman Fahruzi, Dedi Wijaya, Daniel Sutopo Pamungkas, Budi Sugandi, dan Erik Jenjen.

Politeknik Negeri Batam dalam perkembangannya mengalami beberapa kali perubahan status, pada awal berdirinya pada tahun 2000, Otorita Batam sebagai institusi yang melahirkan Politeknik Batam bersama 3 institusi, Institut Teknologi Bandung (ITB), Pemerintah Kota Batam (Pemko Batam), dan Universitas Riau (UNRI). Dasar Pendirian Politeknik Batam dengan Akta Pendirian Notaris Soehendro Gautama, SH, Tgl 30 Mei 2000 No 115 Yayasan Pendidikan Batam kemudian mendirikan Politeknik Batam. Gedung Pertama masih di Gedung Tongkang Pertamina di Batu Ampar.

Tahun 2001 Peresmian & Penandatanganan Prasasti Politeknik Batam oleh Mendiknas Dr. Yahya Muhaimin. Pada Tahun 2003 baru dimulai pendirian gedung Politeknik Batam di Batam Centre. Pada acara peletakan batu pertama pendirian gedung Polibatam dilakukan oleh bapak Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bapak Prof. Malik Fajar. Wisuda angkatan pertama Polibatam juga pada tahun 2003.

Pada Tahun 2003 baru dimulai pendirian gedung Politeknik Batam di Batam Centre. Pada acara peletakan batu pertama pendirian gedung Polibatam dilakukan oleh bapak Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bapak Prof. Malik Fajar. Wisuda angkatan pertama Polibatam juga pada tahun 2003.

Pada tahun 2004 ketiga program studi Teknik Informatika, Akuntansi, dan teknik Elektronika mendapatkan akreditasi B. Akreditasi 3 Program Studi, seluruh program studi memperoleh akreditasi B (007/Ban-PT/Ak-IV/Dipl-III/VII/2004).

Sejak tahun 2005 kegiatan belajar mengajar mulai Pindah di gedung kampus baru Politeknik Batam di Batam Center. dan pada tahun 2006 secara resmi gedung Politeknik Batam diresmikan oleh presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Kampus Polibatam mendapatkan ISO 9001:2000 pada tahun 2006 dilakukan penerapan sistem manajemen mutu dan ISO 9001:2000.

Penyesuaian Nama 3 program studi di Politeknik Batam menjadi D-3 Akuntansi, D-3 Teknik Elektronika, D-3 Teknik Informatika dibawah Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Peleburan Politeknik Batam menjadi Fakultas Teknik UMRAH

  • Pengaktifan kembali Politeknik Negeri Batam dan berdiri sendiri terpisah dari UMRAH ( SK Mendiknas no 55/D/O/2009)
  • Perpanjagan ulang ijin penyelenggaraan 3 Program Studi di Politeknik Batam (3263/D/T/K-X/2009, 3264/D/T/K-X/2009, 3436/D/T/K-X/2009
  • Re-Sertifikat pertama dan migrasi sistem manajemen mutu ISO 9001:2008
  • Perubahan status Politeknik Batam dari PTS menjadi PTN (Permendiknas No 26 tahun 2010)
  • Re-Akreditasi 3 program studi dengan borang baru, seluruh program studi memperoleh Akreditasi B ( No 26/BAN-PT/Ak-X/Dipl-III/XIII/2010, No 35/BAN-PT/Ak-X/Dipl-III/II/2011 )
  • Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono Meresmian Penegerian Politeknik Batam menjadi Politeknik Negeri Batam di Papua
  • Memperoleh penugasan dari Dirjen DIKTI untuk membuka 5 Program Studi baru; D-4 Teknik Mekatronika, D-4 Teknik Multimedia & Jaringan, D-4 Akuntansi   Manajerial, D-4 Administrasi Bisnis dan D-3 Teknik Mesin, dan penerapan  program Pengakuan Pembelajaran Lampau (PPL) untuk Program Studi Informatika.

Mendapat ijin Penyelengaraan 3 Prodi Baru: Manufaktur Elektronika, Geomatika, Perkapalan.

Mendapat ijin Penyelengaraan 3 Prodi Baru: Perawatan Pesawat, Robotika dan Instrumentasi.

Mendapat ijin Penyelengaraan 1 Prodi Baru: Animasi dan proses pengajuan untuk 4 prodi yaitu;

  • Logistik
  • S2 Terapan  Komputer
  • Teknik Pembangkit
  • Teknik Desain

Tahun 2019, merupakan tahun kelima atau tahun terakhir Politeknik Negeri Batam melaksanakan Rencana Strategis (Renstra) 2015-2019 yang telah disesuaikan dengan Renstra Kemenristekdikti 2015-2019.

Pelantikan Uuf Brajawidagda, ST., MT., Ph.D sebagai Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam) periode 2020-2024 dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 2020 secara daring di ruang seminar lantai 4 Gedung Utama kampus Polibatam.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melantik pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kebudayaan). Pejabat yang dilantik berjumlah 29 orang, satu diantaranya yaitu Direktur Polibatam.

Pelantikan berlangsung dengan menggunakan metode tatap muka dan melalui video telekonferensi. Petugas upacara dan para peserta yang dilantik, baik tatap muka atau melalui media telekonferensi mengikuti aturan protokol kesehatan covid-19.

Politeknik Negeri Batam kembali mempertahankan Quality Management System ISO 9001:2015 sejak tanggal 12 September 2021-11 September 2024.