Siswa-Siswi SD Kartini Batam Kunjungi Polibatam: Belajar Pengelolaan Sampah Organik di TPST hingga Sulap Sampah Botol Plastik Jadi Karya 3D Printing
Dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan inovasi teknologi sejak usia dini, puluhan siswa-siswi dari SD Kartini Batam menggelar kegiatan kunjungan edukatif luar kelas ke kampus Politeknik Negeri Batam (Polibatam) pada Selasa -Rabu, 6-7 Oktober 2026. Kegiatan terpadu yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini berfokus pada pemahaman pengelolaan limbah, mulai dari pemaparan teori, pengenalan teknologi daur ulang modern, hingga kunjungan lapangan ke fasilitas pengelolaan sampah.
Rangkaian kegiatan diawali di Auditorium Politeknik Negeri Batam dengan sesi sosialisasi edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dalam sesi yang berlangsung interaktif ini, para siswa diajarkan cara mengenali dan memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, seperti sampah organik, anorganik, dan sampah beracun (B3). Melalui visualisasi yang menarik di dalam auditorium, siswa diajak memahami dampak buruk limbah bagi ekosistem perkotaan serta bagaimana menyikapinya dengan bijak.
Masih di dalam area gedung, edukasi berlanjut ke pengenalan inovasi teknologi mutakhir. Para siswa diajak memahami siklus hidup sampah plastik—khususnya botol plastik—dan bagaimana limbah tersebut dapat disulap kembali menjadi barang bernilai guna tinggi. Di lokasi ini, anak-anak menyaksikan langsung demonstrasi konversi botol plastik bekas menjadi bahan baku filamen untuk mesin 3D Printing. Siswa juga berkesempatan melihat pameran produk inovatif hasil daur ulang, seperti kotak P3K, miniatur kapal yang detail, hingga berbagai figur dan mainan kustom (custom toys).

Setelah menerima pembekalan teori dan teknologi daur ulang plastik, seluruh peserta didampingi oleh guru dan tim Polibatam bergerak menuju fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di area kampus. Di TPST Polibatam, para siswa diperkenalkan dengan proses konversi sampah organik kering menjadi pupuk kompos. Petugas lapangan memperlihatkan secara langsung cara kerja mesin pencacah dan alat pengolah sampah kering hingga bertransformasi menjadi pupuk kompos yang kaya nutrisi untuk tanaman.
Kegiatan kunjungan edukasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif serta foto bersama di area kampus. Sebagai bentuk komitmen dan kenang-kenangan nyata dari program keberlanjutan ini, pihak pengelola Polibatam membagikan sampel bibit tanaman kepada para guru dan siswa SD Kartini Batam untuk dibawa pulang.
Salam Polibatam
#Polibatam #EdukasiLingkungan #TPSTPolibatam #3DPrinting #SDKartiniBatam #VokasiBerdampak #KampusBatam

