POLITEKNIK NEGERI BATAM TINGKATKAN KOMPETENSI GURU SMK LOGISTIK MELALUI PELATIHAN SMART WAREHOUSE

BATAM — Perkembangan teknologi digital dan otomatisasi mendorong perubahan besar dalam pengelolaan pergudangan dan persediaan. Menjawab kebutuhan tersebut, Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Logistik Perdagangan Internasional dan Distribusi Barang menyelenggarakan Pelatihan Edukasi Pengelolaan Pergudangan dan Persediaan (Smart Warehouse) pada 24–25 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Polibatam ini diikuti oleh 25 guru dari tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kepulauan Riau. Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam memahami sistem pengelolaan pergudangan modern, sekaligus memperkuat pembelajaran vokasi agar semakin sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri logistik.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengelolaan persediaan, pengelolaan sumber daya manusia, serta manajemen mutu di lingkungan warehouse. Materi tersebut diberikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai aspek operasional maupun pengelolaan yang menjadi bagian penting dalam sistem pergudangan.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, peserta juga mengikuti simulasi Warehouse Management System (WMS) dan Smart Warehouse Tour. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai penerapan teknologi dalam aktivitas pergudangan, mulai dari proses penerimaan barang hingga distribusi.

Dalam simulasi, peserta mempelajari alur inbound dan outbound, pergerakan barang di dalam warehouse, serta pemanfaatan sistem digital untuk mendukung pencatatan, pengendalian, dan efisiensi proses operasional. Pengalaman praktik tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai transformasi industri pergudangan yang saat ini semakin terintegrasi dengan teknologi digital dan otomatisasi.

Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, tim pelaksana juga memberikan prates dan pascates kepada peserta. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan pemahaman peserta sebelum dan setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Ketua Pelaksana, Yolanda Efionita, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu kontribusi Polibatam dalam memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata industri.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMK Logistik agar dapat menciptakan lulusan siswa SMK yang siap kerja, mengingat industri pergudangan saat ini semakin digital dan menggunakan otomatisasi,” ujar Yolanda.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya semakin memahami konsep dan praktik pengelolaan warehouse modern, tetapi juga mampu mengadaptasikan pengetahuan tersebut dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, peserta didik dapat memperoleh wawasan dan keterampilan yang semakin relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polibatam dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Kepulauan Riau. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan kebutuhan industri, penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang logistik diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Salam Polibatam!

#Polibatam #SmartWarehouse #Logistik #PendidikanVokasi #KampusPBL #KolaborasiIndustri #PengabdianMasyarakat #SMKLogistik #WarehouseManagementSystem #Pergudangan #VokasiBerdampak