Polibatam Gelar ICAESS dan ICAE 2025, Hadirkan Pakar Internasional Bahas Teknologi dan Inovasi Berkelanjutan
BATAM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) sukses menyelenggarakan konferensi tahunan – The Eighth International Conference on Applied Engineering (ICAE 2025) dan The Seventh International Conference on Applied Economics and Social Science (ICAESS 2025) pada Kamis, 30 Oktober 2025. Acara yang berlangsung secara hybrid di Auditorium Polibatam ini menghadirkan tiga pembicara kunci dari institusi terkemuka dunia.
Konferensi internasional tersebut menghadirkan Prof. Nurfazrina Mohd Zamry dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Y. Bandung dari Institut Teknologi Bandung, dan Prof. Say Yen Teoh dari RMIT University Australia sebagai keynote speakers. Para pakar tersebut membagikan pandangan dan hasil riset terkini mengenai peran teknologi, inovasi, dan kecerdasan buatan dalam membangun sistem sosial dan ekonomi yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemulihan lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh civitas akademika Polibatam serta peneliti dan akademisi dari berbagai institusi, baik secara langsung maupun melalui platform meeting online.
Setelah sesi opening dan keynote selesai, acara dilanjutkan dengan presentasi hasil riset yang dibagi ke dalam beberapa ruangan paralel. Setiap presenter memaparkan temuan penelitian mereka dengan antusias, diikuti dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan bertukar gagasan, menciptakan suasana akademis yang dinamis dan produktif sepanjang konferensi berlangsung.
ICAESS dan ICAE 2025 kali ini mencatatkan partisipasi yang sangat beragam dengan kehadiran penulis dan peneliti dari berbagai negara. Dari dalam negeri, partisipan berasal dari Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Sumatera Utara, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Mulawarman, Universitas Riau, Bina Nusantara University, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Politeknik Negeri Medan, Universitas Pendidikan Nasional, Universitas Udayana.

Sementara itu, partisipan dari luar negeri turut memperkaya khazanah keilmuan konferensi ini dengan kehadiran dari Universiti Teknologi Malaysia, University of Antwerp Belgia, Human Settlements Adjudication Commission dan Caraga State University Filipina, Quaid-i-Azam University Pakistan, Al-Maarif University College Irak, Ho Chi Minh City University of Technology and Education Vietnam, Ashesi University Ghana, Hanbat National University Korea Selatan, University of Edinburgh Inggris.
Konferensi internasional tahunan ini menjadi wadah penting bagi para peneliti dan akademisi untuk berbagi temuan riset terapan di bidang ekonomi, sosial, dan teknik. Melalui platform ini, Polibatam terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kolaborasi riset internasional dan pengembangan inovasi yang berkelanjutan di era kecerdasan buatan.
#Polibatam #ICAE #ICAESS #KampusPBL #KampusCDIO #HumasKerjasamaPolibatam

