PBL Expo 2026 Polibatam: Hadirkan Edukasi Lingkungan dan Upcycling Plastik
BATAM — Politeknik Negeri Batam (Polibatam) tidak hanya menjadikan The 6th International PBL Expo 2026 pada 31 Agustus–2 September 2026 sebagai ruang unjuk inovasi mahasiswa, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Nilai keberlanjutan diintegrasikan ke dalam rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen Polibatam dalam mendorong pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada teknologi dan industri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui talkshow bertajuk “Sustainability: Strategies and Opportunities” pada hari pertama penyelenggaraan. Selain itu, Polibatam juga menghadirkan Upcycling Plastic Waste Workshop yang dilaksanakan dalam dua sesi pada hari kedua dan ketiga. Melalui workshop ini, peserta diajak memahami sekaligus mempraktikkan pengolahan limbah plastik menjadi produk bernilai guna dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan pemanfaatan kembali material secara berkelanjutan.
Nilai keberlanjutan juga tercermin dalam 12 kategori kompetisi PBL Expo 2026. Beberapa kategori, seperti Appropriate Technology dan Manufacturing Fabrication, menampilkan berbagai karya mahasiswa berupa teknologi tepat guna serta solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku UMKM. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PBL), mahasiswa didorong untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga relevan terhadap tantangan lingkungan dan kebutuhan pengguna.
Antusiasme terhadap penyelenggaraan selama tiga hari tersebut turut terlihat dari jumlah kunjungan dan keterlibatan publik. PBL Expo 2026 mencatat 3.178 pengunjung secara langsung yang berasal dari kalangan industri, mitra dunia usaha dan dunia industri (DUDI), pemerintah, pelajar, hingga masyarakat umum. Sementara itu, melalui kanal digital, kegiatan ini mencatat 331.489 penayangan siaran langsung, 408 anggota kanal resmi, serta 1.961 interaksi di media sosial.

Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan, menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan pendidikan vokasi yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya diperlukan dalam pengembangan kompetensi dan inovasi, tetapi juga dalam mendorong lahirnya berbagai solusi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui integrasi antara kompetisi inovasi berbasis PBL, edukasi keberlanjutan, dan praktik pengelolaan limbah, Polibatam terus mendorong lahirnya lulusan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri sekaligus memiliki kepedulian terhadap aspek lingkungan. PBL Expo 2026 menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan dalam mendukung masa depan pendidikan vokasi.
Salam Polibatam
#Polibatam #KampusPBL #CDIO #PoliteknikNegeriBatam #InternationalPBLExpo2026 #PBLExpo2026 #PagelaranTeknovasi2026 #SDGs #Sustainability #Upcycling #VokasiBerdampak

