Polibatam Berdayakan Masyarakat Tanjung Riau melalui Pemetaan Partisipatif Berbasis SIG
BATAM — Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknologi Geomatika melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tanjung Riau, Kota Batam, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tanjung Riau Kota Batam melalui Pemetaan Partisipatif untuk Penyusunan Peta Wilayah Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)” ini dipimpin oleh Arif Rahman dan melibatkan mahasiswa Program Studi Teknologi Geomatika.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang informasi geospasial serta melibatkan warga dalam identifikasi dan validasi batas administratif RT/RW. Keterlibatan dosen dan mahasiswa juga menjadi bentuk penerapan ilmu Geomatika untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang cara membaca dan memahami peta. Masyarakat memperoleh pemahaman dasar mengenai fungsi peta sebagai representasi informasi suatu wilayah. Setelah itu, peserta mengikuti pemetaan partisipatif melalui proses delineasi atau penentuan batas administratif RT/RW. Dalam proses ini, warga berbagi informasi dan pengetahuan lokal untuk membantu mengidentifikasi batas wilayah berdasarkan kondisi di lapangan.
Pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyusunan peta wilayah karena warga memiliki pengetahuan langsung mengenai lingkungan tempat tinggalnya. Melalui proses tersebut, peta batas RT/RW indikatif akan divalidasi bersama masyarakat sebagai tahapan menuju penyusunan peta batas wilayah yang disepakati bersama.
Ketua Program Studi Teknologi Geomatika Polibatam, Farouki Dinda Rassarandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Project-Based Learning (PBL) yang sebelumnya dilaksanakan oleh Program Studi Teknologi Geomatika.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kami dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dengan memberikan solusi praktis di bidang Geomatika yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelibatan masyarakat dalam memvalidasi peta batas RT/RW indikatif diharapkan dapat mendukung penyusunan peta batas wilayah yang disepakati bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah setempat.

Apresiasi terhadap kegiatan ini disampaikan oleh Awang Ramli, tokoh masyarakat sekaligus Sekretaris RW 01 Tanjung Riau. Menurutnya, kegiatan tersebut membuka wawasan masyarakat mengenai penerapan ilmu pengetahuan dan manfaat pendidikan bagi lingkungan sekitar.
“Penting bagi kita untuk mewariskan pendidikan kepada anak-anak kita, bukan hanya harta. Dengan adanya tim pengabdian dari Teknologi Geomatika ini, wawasan kita terbuka bahwa salah satu bentuk konkret dari hasil pendidikan yang bermanfaat adalah kemampuan memetakan batas RT/RW di Tanjung Riau dengan jelas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Polibatam terus mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat serta memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat dalam pengabdian yang relevan dengan bidang keilmuannya.
Salam Polibatam!
#Polibatam #ProjectBasedLearning #CDIO #CommunityService #GeomaticsTechnology #ParticipatoryMapping #GIS #TanjungRiau

