Perjalanan Transformasi Organisasi Politeknik Negeri Batam

Jejak Langkah 1999

Tahun 1999 menandai dimulainya persiapan pendirian Politeknik di Batam. Berawal dari permintaan Otorita Batam (OB), yang menugaskan Dr. Weny Aritenang dan Dr. Purba Robert Sianipar untuk berkoordinasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI-ITB). Dari pihak ITB, beberapa nama yang terlibat adalah Prof. Dr. I Gde Widiadnyana Merati, Dr. Kusmayanto Kadiman, Mary Handoko Wijoyo, dan Rochhardjanto. Gayung bersambut, tim penyiapan pendirian Politeknik Batam kemudian melibatkan Moch. Prijanto (OB), Benjamin Balukh (OB), R. Hutomo (OB), Tri Novianta Putra (OB), Purnomo Andiantono (OB), Budiman Maskan (OB), Daniel Yunus (OB), Horman Purdinaung (OB), Dr. Inggriani Liem (ITB), Dr. Sarwono Sutikno (ITB), Alm. Sunarti (Politeknik Negeri Bandung), Rida Hudaya (Politeknik Negeri Bandung), Dr. Achmad Fuad Mas’ud (ITB), Uuf Brajawidagda (LAPI-ITB), Bambang Hendrawan (LAPI-ITB), M. Zaenuddin (LAPI-ITB), Nur Rahma Andayani (LAPI-ITB), Ivan Syahreza (LAPI-ITB) dan lain sebagainya.

Selanjutnya dibentuk Yayasan Pendidikan Batam untuk menaungi Politeknik Batam dengan anggota Badan Pendiri: Ismeth Abdullah (Ketua OB), Nazief S. Dharma (Walikota Batam), Prof. Dr. Muchtar Ahmad (Rektor Universitas Riau), dan Prof. Dr. Lilik Hendrajaya (Rektor ITB). Dosen pertama Politeknik Batam berjumlah 18 orang: Uuf Brajawidagda, Bambang Hendrawan, M. Zaenuddin, Ahmad Riyad Firdaus, Muslim Ansori, Irsutami, Arniati, Hendra Gunawan, Ari Wibowo, Metta Santiputri, Deni Wardani, Heri Heryadi, Metahelgia, Iman Fahruzi, Dedi Wijaya, Daniel Sutopo Pamungkas, Budi Sugandi, dan Erik Jenjen.

Jejak Langkah 2000

Pendirian Yayasan Pendidikan Batam yang terdiri dari 4 unsur:

  1. Otorita Batam;
  2. Institut Teknologi Bandung;
  3. Pemerintah Kota Batam; dan
  4. Universitas Riau.

Dasar: Akta Pendirian Notaris Soehendro Gautama, S.H., Tanggal 30 Mei 2000 Nomor 115.

Yayasan Pendidikan Batam kemudian mendirikan Politeknik Batam dengan status Perguruan Tinggi Swasta, terdiri dari 3 Program Studi Teknik Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Elektronika, dan Teknik Akuntansi. Di bawah kepemimpinan Direktur Wendy Aritenang.

Dasar: SK Mendiknas 235/D/O/2000.

Jejak Langkah 2001

Peresmian & Penandatanganan Prasasti Politeknik Batam oleh Menteri Pendidikan Nasional Dr. Yahya Muhaimin. Di tahun yang sama juga terjadi pergantian direktur dari Wendy Aritenang ke Priyono Eko Sanyoto.

Jejak Langkah 2002

Kerja sama internasional perdana dengan Nahyang Polytechnic dalam program Pengembangan Kurikulum dan Teaching Specialist Skill yang didukung oleh Batam Industrial Development Authority (Batam, Indonesia) dan Economic Development Board (Singapura).

Jejak Langkah 2003

Peletakkan batu pertama pembangunan gedung Politeknik Batam di Batam Centre oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Malik Fajar, Wisuda angkatan pertama, serta mendapatkan akreditasi B untuk seluruh program studi oleh BAN-PT dengan Surat Nomor 007/Ban-PT/Ak-IV/Dipl-III/VII/2004.

Jejak Langkah 2005

Perpindahan domisili kampus Politeknik Batam dari Batu Ampar ke Batam Centre.

Jejak Langkah 2006

Peresmian gedung Politeknik Batam oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Dilakukan perpanjangan ijin penyelenggaraan 3 program studi dengan dasar Nomor Surat 662-664/D/T/2006. Di tahun ini juga mulai diterapkan Sistem Manajemen Mutu dan Sertifikasi ISO 9001:2000.

Jejak Langkah 2007

Politeknik Batam bergabung dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menjadi Fakultas Teknik dengan SK Mendiknas 124/D/O/2007. Setelah bergabung dengan UMRAH, terjadi penyesuaian nama program studi menjadi Diploma 3 Akuntansi, Diploma 3 Teknik Elektronika, dan Diploma 3 Teknik Informatika.

Jejak Langkah 2009

Politeknik Batam diaktifan untuk berdiri sendiri berdasarkan Keputusan Mendiknas 55/D/O/2009. Setelah berdiri sendiri, dilakukan perpanjangan ulang ijin penyelenggaraan program studi sampai keluarlah Surat dengan Nomor 3263/D/T/K-X/2009, 3264/D/T/K-X/2009, dan 3436/D/T/K-X/2009.

Jejak Langkah 2010

Politeknik Batam beralih status menjadi Politeknik Negeri berdasarkan PERMENDIKNAS Nomor 26 Tahun 2010 tentang Pendirian, Organisasi, dan Tata Kerja Politeknik Negeri Batam. Di tahun yang sama dilaksanakan Sertifikasi ulang dan migrasi Sistem Manajemen Mutu dari ISO 9001:2000 ke ISO 9001:2008. Selain itu, dilakukan akreditasi ulang 3 program studi dengan borang baru. Seluruh program studi memperoleh Akreditasi B dengan Surat Nomor 26/BAN-PT/Ak-X/Dipl-III/XIII/2010, 35/BAN-PT/Ak-X/Dipl-III/II/2011.

Jejak Langkah 2011

Memperoleh penugasan dari Dirjen DIKTI untuk membuka 5 Program Studi baru yaitu, Diploma 4 Teknik Mekatronika, Diploma 4 Teknik Multimedia & Jaringan, Diploma 4 Akuntansi Manajerial, Diploma 4 Administrasi Bisnis, dan Diploma 3 Teknik Mesin. Politeknik Negeri Batam mulai menerapkan program Pengakuan Pembelajaran Lampau (PPL) untuk Program Studi Informatika.

Prestasi lokal, regional, nasional, hingga internasional telah diraih Politeknik Negeri Batam.

Jejak Langkah 2014

Politeknik Negeri Batam terpilih sebagai salah satu peserta program Polytechnic Education Development Project (PEDP) yang didukung oleh Asian Development Bank (ADB) untuk kurun waktu 3 tahun.

Jejak Langkah 2016

Memperoleh ijin penyelengaraan 3 Program Studi Baru, yaitu Diploma 3 Teknik Elektronika Manufaktur, Diploma 3 Teknik Geomatika, dan Diploma 3 Teknik Perencanaan dan Konstruksi Kapal.

 Jejak Langkah 2017

Memperoleh ijin penyelengaraan 3 Program Studi Baru, yaitu Diploma 3 Teknik Perawatan Pesawat Udara, Diploma 4 Teknik Robotika, dan Diploma 3 Teknik Instrumentasi.

Jejak Langkah 2018

Mendapat ijin penyelengaraan 1 Program Studi Baru, yaitu Diploma 4 Animasi dan diakreditasi oleh BAN-PT. Politeknik Negeri Batam juga mengajukan pembukaan 3 Program Studi baru, yaitu;

  1. Diploma 4 Logistik Perdagangan Internasional;
  2. S2 Terapan Teknik Komputer;
  3. Diploma 4 Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi.

Jejak Langkah 2019

Mendapatkan izin untuk penyelenggaraan 2 Program Studi Baru, yaitu Diploma 4 Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi dan Diploma 4 Logistik Perdagangan Internasional.

Jejak Langkah 2020

Membuka kelas Magister Administrasi Bisnis Terapan bekerjasama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung. Dilanjutkan dengan pengajuan Kelas Internastional untuk Diploma 4 Administrasi Bisnis Terapan. Politeknik Negeri Batam juga mendapatkan izin untuk penyelengaraan 1 Program Studi Baru, yaitu Diploma 4 Rekayasa Keamanan Siber.

 

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram