Polibatam dan Lanud Hang Nadim Gelar Pelatihan OHLG bagi Saka Dirgantara, Cetak Bibit Aeromodelling
BATAM — Politeknik Negeri Batam (Polibatam) bersama Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim menggelar pelatihan pembuatan pesawat model Outdoor Hand-Launched Glider (OHLG) atau chuck glider bagi anggota Saka Dirgantara Lanud Hang Nadim Batam pada 19–20 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lanud Hang Nadim tersebut diikuti oleh 50 peserta dari 13 SMA/SMK di Kota Batam.
Pelatihan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Perawatan Pesawat Udara (TPPU) Polibatam. Mahasiswa TPPU yang tergabung dalam Komunitas Aeromodelling Polibatam turut mendampingi peserta selama proses pelatihan, mulai dari pengenalan dasar, perakitan, hingga pengujian pesawat model yang telah dibuat.
OHLG merupakan pesawat model tanpa mesin yang diterbangkan menggunakan lemparan tangan. Meskipun memiliki konstruksi yang relatif sederhana, proses pembuatannya membutuhkan ketelitian, terutama dalam menentukan bentuk sayap, titik berat, keseimbangan, serta kestabilan pesawat saat berada di udara. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar membuat pesawat model, tetapi juga diperkenalkan pada prinsip dasar fisika dan aerodinamika yang berkaitan dengan dunia penerbangan.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar OHLG, pengenalan bagian pesawat, fungsi setiap komponen, serta teknik perakitan. Setiap peserta memperoleh bahan, material, dan perlengkapan yang digunakan untuk membuat pesawat model secara mandiri dengan pendampingan dari tim Polibatam. Dari proses tersebut, peserta dapat mempelajari secara langsung bagaimana bentuk dan posisi sayap, distribusi berat, serta ketepatan perakitan dapat memengaruhi kemampuan pesawat untuk meluncur dan terbang dengan stabil.

Memasuki hari kedua, peserta melanjutkan penyelesaian pesawat, melakukan pemeriksaan konstruksi, serta proses trimming untuk mendapatkan keseimbangan dan arah terbang yang optimal. Dosen dan mahasiswa TPPU Polibatam mendampingi peserta dalam melakukan penyesuaian sebelum pesawat diuji terbang. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pesawat dapat terbang dengan baik sesuai karakteristik desain masing-masing.
Sebagai penutup kegiatan, panitia menggelar kompetisi mini untuk menguji performa pesawat yang telah dibuat oleh peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan hasil penerbangan, hingga akhirnya ditetapkan 10 peserta terbaik. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama dua hari pelatihan.
Kolaborasi Polibatam dan Lanud Hang Nadim melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik bagi pelajar sekaligus memperkenalkan dunia kedirgantaraan sejak dini. Kegiatan praktik secara langsung juga diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap aeromodelling, teknologi penerbangan, sains, serta bidang rekayasa.
Salam Polibatam
#Polibatam #KampusPBL #KampusCDIO #Dirgantara #PesawatUdara #LanudHangNadim #Aeromodelling #SakaDirgantara #TPPUPolibatam #SemestaInSaintek #Saintek #PendidikanVokasi #TeknologiPenerbangan

