Mahasiswa Polibatam Ciptakan Permainan Edukatif Guna Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Mengenai Fungsi Keluarga

NEWS-Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang kesejahteraannya menjadi salah satu aspek penting yang mempengaruhi suatu keberhasilan dalam mewujudkan Pembangunan Nasional. Hal tersebut ditekankan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

Diperkuat dengan adanya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 1994 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga Sejahtera, yang didalamnya memuat 8 fungsi keluarga antara lain fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi pendidikan, ekonomi, dan fungsi lingkungan, yang harus diterapkan secara optimal dalam kehidupan berkeluarga.

Oleh karena faktor pentingnya pengetahuan tentang kesadaran fungsi keluarga, menjadi perhatian lima orang mahasiswa Polibatam yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh KEMENRISTEKDIKTI yang beranggotakan Niki Moktika, Dwi M jurusan Manajemen Bisnis, Nisriani Uswatunnisa dan Reynanda Putra Pratama jurusan Teknik Informatika, Putri Wandana dan Ahmad Dzaky Zain  jurusan Teknik Mekatronik untuk menciptakan sebuah media pembelajaran menarik mengenai fungsi keluarga.

Program Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di RW 06 Kecamatan Sagulung yang dihadiri oleh Ketua RW dan RT setempat serta 10 Keluarga yang tinggal di wilayah RW tersebut.

Mereka menciptakan permainan kotak edukatif dapat dimainkan seluruh anggota keluarga dan memberi informasi mengenai fungsi keluarga yang dilengkapi dengan kartu pintar yang berisi materi mengenai fungsi keluarga dan dapat dibaca oleh talking pen yang akan mengeluarkan audio berisi perintah yang harus dijalankan oleh pemain, sehingga dapat memudahkan pemain yang belum bisa membaca.

Terdapat keunikan yang sengaja ditonjolkan dalam permainan ini yaitu, mereka mengangkat budaya Melayu seperti desain talking pen yang berbentuk gong-gong dan desain papan bertema kota Batam, dengan harapan agar nantinya keluraga tidak hanya mengetahui tentang fungsi keluarga namun juga lebih mengenal kebudayaan dari tanah kelahirannya.

Masyarakat sangat berantusias dalam mengikuti program tersebut, Sebut saja Bu Susi, Ibu Rumah Tangga yang merupakan salah satu peserta kegiatan mengaku “Permainannya menarik, menambah pengetahuan masyarakat juga, jadinya masyarakat bisa lebih sadar dengan fungsi keluarga”. Ungkapnya.

“Kami berharap program ini dapat bermanfaat dan terus berlanjut sehingga substansi dari tujuan program yang sudah terlaksana ini nantinya dapat terus dirasakan oleh masyarakat sekitar pada khususnya dan keluarga-keluarga lain pada umumnya,” harap Niki selaku ketua Tim PKM-M.

Mahasiswa PoliBatam berharap setelah diadakannya program ini pengetahuan masyarakat mengenai fungsi keluarga meningkat, serta komunikasi antar anggota keluarga dapat terjalin sehingga akan terciptanya keluarga yang berkualitas, bahagia dan sejahtera.

 

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram