Program Beasiswa Pendidikan Dosen Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV)

INFO-Sebagaimana tertuang di dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) 2020 – 2024, Pemerintah berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, pendidikan dan pelatihan vokasi berbasiskan industri, serta memperkuat pendidikan tinggi yang berkualitas. Dalam hal ini, Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) berperan penting untuk menyiapkan SDM Indonesia dengan keahlian terapan dan keahlian khusus tertentu yang menjadi link and match antara PTPPV dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Demi tercapainya hal tersebut, Kemendikbud berupaya meningkatkan kualitas SDM Dosen melalui studi lanjut ke jenjang lebih tinggi pada perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri.Oleh karena itu, Kemendikbud memandang penting adanya bantuan beasiswa bagi dosen untuk melanjutkan studi sesuai bidang di perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri atau dual degree. Hal ini dapat diwujudkan salah satunya dengan memberi peluang para dosen di PTPPV dan DUDI dalam memperkaya wawasan dan pengalaman studi ataupun riset yang diakui di dunia internasional. Melalui program ini diharapkan, para dosen di PTPPV dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan jejaring internasional mereka dalam mencapai tujuan peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

#Polibatam #HumasPolibatam #LPDP #VokasiKuatMenguatkanIndonesia

Program Beasiswa 2+i Taiwan 2021: Kesempatan Lanjut Studi dan Magang di Taiwan

 

 

INFO-Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (DIKSI) bekerjasama dengan Taipei Economic Trade Office (TETO) menawarkan kesempatan lanjut studi dan magang di Taiwan. Program ini terbuka bagi mahasiswa/i D-III minimal semester 6 dan mahasiswa D-IV minimal semester 4 atau yang telah menempuh studi 72 SKS. Adapun persyaratan peserta sebagai berikut:

 

  1. Sehat Jasmani dan Rohani
  2. Usia minimal 20 tahun pada 3 Mei 2021
  3. Telah menyelesaikan studi minimal 72 SKS
  4. Nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) minimal 2.70
  5. Scan transkrip akademik bahasa inggris (Silahkan hubungi Pusat Informasi/Bagian Akademik cek sim.polibatam.ac.id)

 

Fasilitas bagi kandidat yang lolos seleksi:

  1. Bantuan settlement allowance sebesar 000.000/orang
  2. Gratis biaya kuliah tahun pertama, fasilitas dormitori, bantuan uang bulanan*
  3. Kesempatan magang di Perusahaan Taiwan (Jam Kerja Maksimal 20 Jam/minggu)
  4. Kesempatan bekerja part-time

 

Timeline program

No.

Kegiatan

Tanggal

1 Pendaftaran melalui link registrasi (Seleksi Administrasi)

http://bit.ly/POLIBATAMCAI21

3 – 12 Mei 2021
2 Seleksi Wawancara oleh Polibatam **
3 Pendaftaran Peserta/Mahasiswa ke Pusat 15 Mei 2021
4 Seleksi Administrasi & Evaluasi oleh Pusat 1 – 20 Juni 2021
5 Pengumuman Peserta Penerima Beasiswa 20 – 30 Juni 2021
6 Periode Pelaksanaan Kegiatan

(Pembekalan & Keberangkatan)

30 Juli – 7 Agustus 2021

 

Informasi lebih lanjut:

Office of International Affairs (OIA)

Politeknik Negeri Batam

Gedung Utama lantai 3 Ruang R306

Email                     : oia@polibatam.ac.id

Instagram            : oia_polibatam / polibatamofficial

 

*Daftar Kampus Taiwan serta detail program studi dan fasilitas bantuan tiap-tiap Kampus:

https://2plusi.csu.edu.tw/wSite/np?ctNode=19830&mp=2plusi&idPath=18027_18034_19830

**Jadwal wawancara akan diinformasikan lebih lanjut

 

#Polibatam #HumasPolibatam #Beasiswa #VokasiKuatMenguatkanIndonesia

Waspadai Peningkatan Kasus Penularan Covid-19 di Daerah

NEWS-Perkembangan penyebaran Covid-19 di sejumlah negara yang belakangan melonjak menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk tetap menjaga kewaspadaan. Saat memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Rabu, 28 April 2021, Presiden Joko Widodo meminta seluruh kepala daerah untuk mencermati hal tersebut dan menjaga kewaspadaan di tiap daerah.

“Saya ingat di bulan Januari, saat itu India berhasil menurunkan sampai ke 10 ribu kasus per hari. Tetapi kita tahu hari-hari ini terjadi sebuah lonjakan yang sangat eksponensial di India menjadi 350 ribu kasus aktif per hari. Ini yang menjadi kehati-hatian kita semua,” ujar Presiden di Istana Negara, Jakarta.

Presiden mengatakan, sekecil apapun kasus aktif yang ada di provinsi, kabupaten, atau kota, kepala daerah harus tetap memantau dinamika penyebaran Covid-19 dan jangan lengah. Apabila diketahui terjadi peningkatan kasus, maka segera upayakan penanganan agar dapat langsung menekan penyebaran.

Menjelang perayaan Idulfitri mendatang, Kepala Negara juga meminta kehati-hatian para kepala daerah. Sebagaimana yang diketahui, tahun 2020 kemarin, terdapat empat masa libur yang kemudian diiringi dengan peningkatan kasus yang cukup tajam.

“Ingat tahun lalu? Ada empat libur panjang yang kenaikannya sangat melompat. Idufitri tahun lalu naik sampai 93 persen, libur Agustus tahun lalu naik sampai 119 persen, libur Oktober naik 95 persen, libur tahun baru kemarin naik sampai 78 persen. Oleh sebab itu, hati-hati,” ucap Presiden.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus penularan, Presiden meminta para kepala daerah untuk intens menyosialisasikan kebijakan peniadaan mudik dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Sebelum ada larangan mudik, yang mau mudik itu 89 juta orang, kurang lebih 33 persen dari penduduk kita. Begitu ada larangan mudik, turun menjadi 11 persen, tetapi angkanya masih 29 juta. Begitu kita sosialisasi, kita sampaikan, gubernur, bupati, wali kota juga menyampaikan mengenai larangan mudik, turun menjadi 7 persen, tapi angkanya juga masih besar 18,9 juta orang yang masih akan mudik,” tuturnya.

Selain itu, Kepala Negara juga mengingatkan agar kegiatan vaksinasi massal di daerah tetap berjalan. Pemerintah pusat dalam hal ini akan berupaya keras untuk menyiapkan vaksin yang nantinya akan didistribusikan ke seluruh daerah. Sedangkan pemerintah daerah diharapkan untuk dapat segera melakukan penyuntikan dosis vaksin kepada masyarakat yang menjadi prioritas pemberian vaksin.

“Vaksinasi di daerah jangan sampai ada yang berhenti. Tugas pemerintah pusat adalah bagaimana menyiapkan vaksinnya. Tapi kalau ada vaksin jangan sampai ada yang distok, stok itu cukup 5 persen. Segera disuntikkan ke masyarakat dan target prioritas,” ucap Presiden.

   
Jakarta, 29 April 2021
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Musrenbangnas 2021 dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah 2022 bertema “Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”

INFO-Selamat pagi Ibu/Bapak dan rekan-rekan #SahabatPembangunan,

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah 2022 bertema “Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural” akan live hari ini, mulai pukul 10.00 WIB, di Youtube Bappenas RI

Nantikan arahan Presiden RI Joko Widodo serta pembahahan selengkapnya mengenai Prioritas Nasional, Major Project, hingga Sasaran Pembangunan 2022 di Musrenbangnas 2021! Saksikan melalui Live Streaming Youtube Bappenas RI di bit.ly/LiveMusrenbangnas2021 ya

#Bappenas #MembangunIndonesia #Musrenbangnas2021 #Polibatam #HumasPolibatam

Video Podcast Hardiknas 2021 Presiden Jokowi dan Mas Menteri Nadiem Makarim

INFO-Hai #SobatPolibatam berikut ini video Podcast Hardiknas 2021 Presiden Jokowi dan Mas Menteri Nadiem Makarim yang telah di upload pada hari Minggu (2/5) bertepatan dengan peringatan Hardiknas tahun 2021. Video ini dibuat atas kerjasama BPMI dan Kemendikbud RI. Videonya silahkan klik

Meri Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar. Salam Polibatam

#Polibatam #HumasPolibatam #SetkabRI #Hardiknas #PodcastPresidenRI #Jokowi #NadiemMakarim

Dirjen Dikti Sampaikan Peluang Investasi Pendidikan Tinggi melalui Kampus Merdeka

NEWS-Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam menghadiri forum investasi yang bertajuk “Rethinking and Reinventing Bali Post Covid-19,” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bekerja sama dengan Bank Indonesia, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, Jumat (26/03). Acara yang digelar di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama luar negeri serta menarik investasi untuk sektor pariwisata, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur Bali sebagai bentuk diversifikasi ekonomi.

Dalam diskusi panel, Nizam menyampaikan tentang peluang investasi di pendidikan tinggi. Hal ini dapat diupayakan melalui program Kampus Merdeka yang nantinya diharapkan dapat melahirkan lulusan perguruan tinggi yang mampu menjawab tantangan global maupun permasalahan yang ada di masyarakat. Adanya kebijakan Kampus Merdeka memberikan kesempatan mahasiswa untuk kuliah di luar program studinya.

“Sekarang dengan adanya Merdeka Belajar-Kampus Merdeka kita dorong agar mahasiswa bisa mengasah potensi yang dimiliki di program studi lain yang setara dengan 20 sks,” ucapnya.

Nizam menambahkan bahwa dalam program magang Kampus Merdeka, selama pandemi Covid-19 ini, mahasiswa juga bisa menjadi sukarelawan dalam program desa wisata.

Baca Juga :  Ditjen Dikti Kerja Sama dengan Indosat Sediakan Layanan Telekomunikasi Ramah Kantong Mahasiswa

“Mahasiswa dapat berpartisipasi dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat di pedesaan atau daerah terpencil untuk mengembangkan perekonomiannya atau pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut Nizam juga memaparkan tentang investasi dan peluang kolaborasi yang bisa dilakukan antara lain dengan pembukaan universitas kelas dunia, publikasi dan penelitian bersama, magang di industri, micro credential, pengembagan kurikulum, beasiswa, konsorsium universitas, pembelajaran daring selama pandemi, pertukaran mahasiswa, dan program sabbatical leave (merenung) bagi profesor.

Menutup paparannya, Nizam mengatakan bahwa digitalisasi dalam pendidikan juga sangat penting. Kemendikbud juga mempercepat transformasi digital melalui program Kampus Merdeka.

Untuk mendukung hal tersebut Kemendikbud juga telah memberikan 3 sampai 5 juta laptop kepada mahasiswa di perguruan tinggi, dan juga telah memberikan akses broadband ke sekolah dan kampus, dengan jaringan 4G dan 5G untuk 380.000 sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa setahun lebih pandemi Covid-19 telah berlangsung. Seiring dengan berjalannya distribusi vaksin, sektor pariwisata di berbagai belahan dunia perlahan bangkit, tidak terkecuali di Indonesia. Provinsi Bali sebagai ujung tombak pariwisata Indonesia mulai menggerakkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Pemerintah memahami betul bahwa Provinsi Bali yang 52 persen PDB-nya berasal dari sektor pariwisata mengalami kontraksi ekonomi selama pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Bali menjadi salah satu daerah pariwisata yang mendapat perhatian lebih, terutama dalam hal percepatan pemulihan ekonomi,” jelas Luhut.

Turut hadir dalam acara ini adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Gubernur Bali Wayan Koster, Kepolisian Bali, jajaran BUMN, Himpunan Bank Negara (Himbara), serta pelaku usaha swasta dan ekosistem digital.
(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/SMY)

Sumber: Humas Ditjen Dikti
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Laman : www.dikti.kemdikbud.go.id
FB Fanpage : @ditjen.dikti
Instagram : @ditjen.dikti
Twitter : @ditjendikti
Youtube : Ditjen Dikti
E-Magz Google Play : G-Magz

Kolaborasi, Kunci Keberhasilan Usaha

NEWS-Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) menjadi salah satu program unggulan dari Direktorat Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi dan Profesi (PTVP). Karenanya, direktorat ini menggelar kegiatan workshop PWMV yang bertujuan untuk dapat berbagi pengetahuan, bahkan berkolaborasi antarpulau dalam membangun jejaring bisnis.

“Kita saling belajar di sini untuk kolaborasi dan berbagi ilmu. Bahkan lebih jauh, antarpulau bisa membangun jejaring hingga bisnisnya bisa berdiri besar,” ujar Budi Sugandi, CEO Klikcoaching (6/4).

Budi menegaskan, dalam menjalankan bisnis, tidak hanya ide yang diperlukan. Tetapi, juga mengenai bagaimana eksekusi dari ide-ide tersebut, serta keberanian untuk gagal. Sebab, keberhasilan dalam bisnis kadangkala terlahir dari sebuah atau beberapa kegagalan yang pernah dialami.

Karenanya, penyelenggaraan workshop ini juga bisa dijadikan suatu bekal bagi mahasiswa yang ingin mengikuti PWMV dalam memulai usahanya.

Membangun usaha yang sukses dan berhasil tidaklah mudah. Pasalnya, terdapat beberapa kesalahan yang acapkali menjadi poin bagi kegagalan sebuah bisnis, di antaranya adalah:

  1. Berpikir ingin cepat untung;
  2. Kebanyakan diskusi;
  3. Terlalu fokus pada platform;
  4. Team work yang buruk;
  5. Pengeluaran teknis dan iklan terlalu besar;

“Saya berharap adik-adik di sini tidak melakukan kesalahan serupa,” ujar Budi.

Adapun kolaborasi juga menjadi salah satu kunci keberhasilan. Dengan adanya keberanian untuk meluaskan jaringan, maka sebuah usaha akan berpeluang mencapai keberhasilan. Meluaskan jaringan dapat memperlebar peluang usaha, sehingga bisa melahirkan keberhasilan antarmahasiswa di berbagai pulau dalam PWMV ini.

“Dengan jaringan ini, kita bisa memperlebar kolaborasi. Silakan berkolaborasi, yang di Papua silakan berkolaborasi dengan yang di Aceh, yang di Jawa bisa kolaborasi dengan Kalimantan. Sehingga, program wirausaha mahasiswa ini tidak hanya menghasilkan satu orang yang berhasil. Tetapi, membentuk inkubator untuk saling berkolaborasi dan sukses bersama,” jelas Budi.

Hal yang tidak bisa dilupakan dalam membangun usaha adalah membentuk tim yang memiliki satu visi. Selain satu visi, menjalin solidaritas antara tim yang memiliki kompetensi yang berbeda juga dapat menjadi nilai tambah bagi berjalannya sebuah usaha berjalan lebih kuat. (Diksi/Tan/AP)

Sumber: https://vokasi.kemdikbud.go.id/read/kolaborasi-kunci-keberhasilan-usaha

#Polibatam #HumasPolibatam #VokasiKuatMenguatkanIndonesia

Kampus Politeknik Negeri Batam Menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM)

NEWS-Kampus Politeknik Negeri Batam menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) adalah pertemuan yang dilakukan oleh manajemen Politeknik Negeri Batam untuk meninjau kinerja sistem manajemen mutu, dan kinerja pelayanan atau upaya Politeknik Negeri Batam guna memastikan kelanjutan, kesesuaian, kecukupan, dan efektifitas sistem manajemen mutu dan sistem pelayanan Politeknik Negeri Batam.

Rapat Tinjauan Manajemen ini diselengrakan pada Kamis (29/4), dihadiri oleh para pejabat struktural di kampus Polibatam. Pada kesempatan kali ini, Politeknik Negeri Batam membahas Project Based Learning (PBL) dari setiap jurusan oleh Kepala Jurusan dan dievaluasi oleh manajemen Politeknik Negeri Batam.

Semoga dengan RTM ini maka sistem manajemen mutu dan sistem pelayanan Polibatam tetap terjaga kualitasnya. Salam Polibatam.

Video selengkapnya silahkan klik

#Polibatam #HumasPolibatam #VokasiKuatMenguatkanIndonesia

Mendikbudristek: Riset dan Teknologi Adalah Hal yang Sangat Dekat dengan Saya

NEWS-Nadiem Anwar Makarim memperoleh kepercayaan untuk memimpin Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui pelantikan yang digelar pada Rabu, 28 April 2021, oleh Presiden Joko Widodo. Bidang riset dan teknologi merupakan suatu hal yang amat dekat dengan keseharian Nadiem sebelum bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

“Riset dan teknologi adalah suatu hal yang sangat dekat di hati saya, suatu hal yang telah saya tekuni sebelum saya melakukan tugas ini sebelum di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” ucapnya di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 28 April 2021, selepas pelantikan.

Oleh karena itu, Nadiem memiliki harapan dan tujuan besar untuk dapat meningkatkan kualitas dan inovasi di universitas atau perguruan tinggi dalam bidang riset dan teknologi tersebut.

Untuk diketahui, Kemendikbudristek merupakan penggabungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Usulan penggabungan dua kementerian tersebut sebelumnya telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Ini merupakan suatu hal yang mungkin menjadi kabar gembira bagi universitas karena sekarang dari sisi riset maupun transformasi pendidikan ada di dalam satu kementerian sehingga satu pintu dan rektor semakin mudah untuk bisa berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” kata Nadiem terkait penggabungan tersebut.

Nadiem mengatakan bahwa kementeriannya akan bekerja erat dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di mana pihaknya akan mendorong para mahasiswa dan dosen-dosen nasional untuk melakukan penelitian dan menjalankan program-program seperti Kampus Merdeka di dalam badan-badan yang ada di bawah koordinasi BRIN.

Aktivitas penelitian dan penerapan Kampus Merdeka tersebut menjadi selaras dengan program link and match dan peningkatan kemampuan yang diperlukan pada abad 21 ini di mana para mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu dan pendidikan dari dalam kampus saja, tapi juga dapat langsung memperolehnya dalam riset, proyek-proyek sosial, dan program magang langsung di industri.

“Terima kasih untuk amanah ini dan akan saya kerjakan sebaik-baiknya. Ini merupakan suatu tantangan baru yang akan kami laksanakan sebaik-baiknya,” tandas Nadiem.


Jakarta, 28 April 2021
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram