Webinar Warung Prancis, Bienvenue a Warung Prancis Polibatam

Hai #SobatPolibatam mari kita ikuti acara Webinar Warung Prancis, Bienvenue a Warung Prancis Polibatam!
Narasumber:
Moina Harahap – Pengajar Bahasa Prancis
Ryan Rinaldi – Koordinator WP se-Indonesia
Registrasi:
Silahkan klik tiny.cc/wppolibatam
CP. 0858 3583 8321 (Dea – Training Centre)
Free E-Certificate Dapatkan Doorprize
(Free Pendaftaran Kursus Warung Prancis senilai Rp.200.000,- untuk 10 Orang dan Doorprize menarik lainnya)
#Polibatam #HumasPolibatam #WarungPrancisPolibatam

UrAdmin Polibatam Gelar Sosialisasi Aplikasi Sistem Naskah Dinas Elektronik (SINDE)

NEWS-Saat ini Sistem Naskah Dinas Elektronik (SINDE) adalah sebuah sistem persuratan digital berbasis TIK yang digunakan untuk meningkatkan layanan persuratan di Kemendikbud dan sebagai salah satu penguatan dalam kebijakan e-office dan e-government. Politeknik Negeri Batam saat ini juga akan menggunakan aplikasiini untuk mendukung layanan persuratan.

UrAdmin Polibatam pada tanggal 21 Oktober 2020 mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi e-Office bagi Staf Polibatam secara daring. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai sarana pengenalan atau sosialisasi aplikasi Sinde serta optimalisasi penggunaan aplikasi SINDE di kampus Polibatam.

Harapannya seluruh unit kerja di kampus Polibatam dapat menggunakan aplikasi SINDE dengan lebih efisien dan efektif sehingga pegawai diharapkan dapat mengurangi terjadinya kehilangan dokumen, memudahkan pencarian dan pelacakan dokumen, mempercepat respon terhadap suatu layanan, dan juga dapat menjaga kerahasiaan informasi di lingkungan kampus Polibatam.

Salam Polibatam…

#HumasPolibatam #Polibatam #SINDE

Presiden Jokowi: Persiapkan Rencana Vaksin Covid-19 dengan Baik

NEWS-Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan dengan detail dan hati-hati rencana pemberian vaksin Covid-19. Selain persiapan matang yang dibutuhkan terkait pengadaan dan distribusi vaksin, edukasi mengenai rencana tersebut juga harus dilakukan dengan baik.

“Vaksin ini saya minta jangan tergesa-gesa karena sangat kompleks. Jadi saya harapkan betul-betul disiapkan mengenai vaksin, komunikasi publiknya terutama, yang berkaitan dengan halal dan haram, harga, kualitas, dan distribusinya seperti apa,” ujarnya saat memimpin rapat terbatas mengenai antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober tahun 2020 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2020.

Menurut Presiden, hal mendasar yang harus dijadikan perhatian ialah pada saat tahap implementasi nanti di mana hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan sehingga perlu kehati-hatian demi keselamatan dan kesehatan masyarakat.

“Titik kritis dari vaksinasi nanti adalah di implementasi. Jangan menganggap mudah implementasi. Tidak mudah. Prosesnya seperti apa, siapa yang pertama disuntik terlebih dahulu, kenapa dia, harus dijelaskan betul kepada publik. Proses-proses komunikasi publik ini yang harus disiapkan,” tuturnya.

Pelatihan-pelatihan bagi tenaga medis dan pihak-pihak yang bersentuhan langsung dengan rencana vaksinasi tersebut juga dipandang perlu untuk memperoleh pelatihan yang memadai. Sebagaimana diketahui, vaksin-vaksin tersebut memerlukan perlakuan khusus hingga nanti diberikan kepada masyarakat.

“Karena vaksin pun ini harus mendapatkan treatment dan perlakuan yang spesifik. Tiap vaksin beda-beda. Saya minta ini dilibatkan WHO Indonesia agar mereka bisa memberikan training-training sehingga standarnya menjadi jelas,” ucap Presiden.


Jakarta, 19 Oktober 2020
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

Donasi Masjid Polibatam: Proteksi Diri Dengan Bersedekah

INFO-Hai #SobatPolibatam dan #SahabatBerinfaq sejatinya setiap sakit, musibah, ujian dan bencana itu tidak dapat kita ketahui,dimana,kapan dan kepada siapa,musibah itu akan datang.

Sebagai seorang muslim kita diberikan panduan bagaimana dalam bersikap atas musibah yang datang kepada kita yaitu dengan Bertazkiyatun Nafs, Bertawakal dan Bersabar. Selain itu Rasulullah SAW telah memberikan contoh dan ajuran kepada kita bagaimana memangkas resiko musibah agar tidak terjadi dan menimpa kita yaitu dengan MENSEGERAKAN SHADAQAH/BERINFAQ.

Bersedekah cara terbaik dalam menolak bala serta benteng atas bencana sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW “ Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah “

– HR Imam Baihaqi –

Ayoo Sahabat. Mulai dari kita dan saat ini untuk terus berupaya bersedekah setiap hari dengan apa saja, mulai dari yang terkecil yaitu dengan berlemah lembut kpd sesama dan saling mendoakan.

Bagi sahabat yang akan menyalurkan INFAQ PEMBANGUNAN MASJID KAMPUS – POLITEKNIK NEGERI BATAM bisa melalui rekening :

BNI Syariah Batam

No Rekening: 08-009-415-84

a.n.: Pembangunan Masjid Politeknik Negeri Batam

#Polibatam #HumasPolibatam #MasjidPolibatam #Bersedekah

Antisipasi Dampak Fenomena La Nina, Pemerintah Imbau Masyarakat Perhatikan Peringatan BMKG

NEWS-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak bencana yang dipicu oleh fenomena La Nina di kawasan Pasifik. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk memerhatian peringatan-peringatan yang disebarluaskan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiska (BMKG). “Kita juga minta supaya masyarakat juga ikut membantu, jangan sampai tidak menuruti warning (peringatan) yang sudah disebarluaskan oleh BMKG,” ujar Luhut usai mengikuti Rapat Terbatas melalui konferensi video mengenai Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Selasa (13/10) pagi. Dalam Ratas, ujar Luhut, dilaporkan perkiraan kondisi cuaca di Indonesia selama enam bulan ke depan.

“La Nina di Pasifik itu akan berpengaruh kepada hujan di Indonesia dan hujan di Indonesia ini curahnya akan bisa naik sampai 40 persen,” ujar Luhut mengutip penjelasan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Kepala BMKG juga melaporkan mengenai kemungkinan terjadinya multibencana akibat fenomena tersebut. “Misalnya sekarang ini diramalkan juga mulai Oktober ini akan banyak hujan deras dan itu juga akan bisa terjadi longsor, mungkin saja ada tsunami, mungkin saja ada gempa bumi,” kata Menko Marves.

Jika terjadi bencana tersebut, lanjutnya, juga akan memengaruhi kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini. “Itu juga berpengaruh pada tadi Covid-19. Ini karena (akan) ada pengungsian dan sebagainya,” kata Luhut. Terkait upaya pemerintah dalam mengantisipasi kemungkinan bencana hidrometeorologi akibat dampak dari fenomena La Nina ini, kata Menko Marves, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar langkah-langkah yang diambil didasari oleh data yang disampaikan oleh BMKG.

“Presiden khususnya mengingatkan kami untuk betul-betul melihat semua laporan BMKG sebagai landasan kita bekerja. Dengan itu nanti kita akan bisa mengurangi kemungkinan-kemungkinan keterlambatan kita dalam menangani kalau terjadi peristiwa (bencana) semacam itu,” kata Menko Marves. Pemerintah, lanjutnya, juga berusaha untuk meningkatkan sistem peringatan dini (early warning system) yang dapat memberi peringatan lebih cepat ke seluruh daerah di Indonesia.

“Jadi dibangun satu sistem yang betul-betul early warning-nya itu memang bisa bekerja dengan cepat. Berapa menit apa berapa detik sudah bisa ketahuan kalau ada tsunami dan sebagainya,” kata Luhut. (FID/UN)

Sumber: https://setkab.go.id/antisipasi-dampak-fenomena-la-nina-pemerintah-imbau-masyarakat-perhatikan-peringatan-bmkg/?fbclid=IwAR02ym-D32EtVMOTIJY0eicAMEIrgDf_tNPlqusXFp97XZUumaoMPOI3UDE

Polibatam Kembangkan Kewirausahaan Berbasis Technopreneur

Pada tahun 2020 Politeknik Negeri Batam kembali dipercaya untuk menyelenggarakan program Pengembangan Kewirausahaan (PPK).

Program ini sejalan dengan komitemen Politeknik Negeri Batam untuk menghasilkan para pengusaha berbasis technopreneur dan berbasis lmu pengetahuan.

Program PPK ini sangat berkontribusi untuk mewujudkan kemandirian bangsa.

Salah satunya adalah peran perguruan tinggi untuk menghasilkan pengusaha terdidik yang memiliki basis ilmu pengetahuan dan teknologi

Program ini merupakan skema program pengabdian masyarakat dari Kementrian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Program PPK memiliki misi untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha baru terdidik, berbasis ilmu pengetahun dan teknologi.

Penyelenggaraan program PKK pada tahun ketiga ini ada perubahan yaitu pada pertengahan tahun tepatnya bulan april 2020 menyesuaikan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19, sedangkan awal tahun dari januari sampai bulan maret masih dilakukan kegiatan pembinaan tenan secara langsung tatap muka.

Selama kegiatan PPK selama masa Pandemi pelaksanaanya dilakukan secara online dan mematuhi protokol kesehatan.

Tim Program PPK ini adalah dosen Politeknik Negeri Batam diantaranya Shinta Wahyu Hati, Rahmat Hidayat, dan Danar Irianto.

Tim tersebut yang menangani perencanaan dan pelaksanaan program pengembangan kewirausahaan

Program PPK ini difokuskan dan dikhususkan hanya untuk mahasiswa dan alumni Politeknik Negeri Batam.

Kegiatan Pelaksanaan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) diawali dari proses sosialisasi program, perekrutan calon tenan, seleksi tenan. Calon Tenan yang sudah lolos dari seleksi dinyatakan sebagai tenan binaan Politeknik Negeri Batam.

Pembinaan tenan dilakukan melalui pendekatan PALS (Participatory Action Learning System)yang memfokuskan pada transformasi kegiatan-kegiatan yangdiusahakan agar ada perubahan-perubahan ke arah perbaikan kondisi entrepreneurship tenan binaan dengan melalui fase penyadaran kewirausahaan (awareness), fase pengkapasitasan (capaciting) dan pendampingan (scaffolding) kewirausahaan (entrepreneurship capacity building), fase pelembagaan (institutionalization) sebagai wirausaha baru. Jenis usaha tenan yang dibina dalam Program PPK ini adalah teknologi informasi, jasa, dagang, manufaktur dan kuliner.

Pelaksanaan program PPK menerapkan IPTEK, penerapan IPTEM merupakan bagian dari fase penyadaran dalam pendekatan PALS.

IPTEK yang diterapkan disesuaikan dengan keilmuan dan teknologi yang dibutuhkan oleh masing-masing calon tenan.

Untuk kegiatan yang mengarah pada Bimbingan teknis dan konsultasi bisnis mengaplikasikan keilmuan dalam pengelolaan usaha seperti manajemen usaha, pemasaran usaha, keuangan usaha, produksi dan operasi, standar mutu usaha serta penggunaan teknologi informasi dalam mendukung kinerja usaha tenan.(*)

 

Sumber; Tribun Batam https://batam.tribunnews.com/2020/10/21/politeknik-negeri-batam-kembangkan-kewirausahaan-berbasis-technopreneur

Mahasiswa Polibatam Manfaatkan Buah Mangrove Lindur Menjadi Olahan Makanan

NEWS-Tim PKM-M (Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat) Politeknik Negeri Batam yang berjumlah 5 (lima) orang terdiri dari Rahma Anarullah sebagai ketua tim, yang beranggotakan Fika Marionas Saputra, Charles Dwi Kurnianto, Wulan Pudji Lestari dan Vanny Zairotul Amanah dengan didampingi bapak Kamarudin, ST., M.T. selaku dosen pendamping telah melaksanakan program pengabdian secara daring (online) tentang pemanfaatan buah mangrove menjadi olahan makan kepada masyarakat pulau Buluh.

Buah mangrove sendiri beraneka ragam jenis nya, salah satunya buah lindur (bruguiera gymnorrhiza) yang terdapat di salah satu pulau yang ada di Kepulauan Riau, tepatnya di daerah sekitar pulau Buluh. Buahnya yang melimpah tapi masih banyak masyarakat yang tidak tahu cara memanfaatkannya seperti masyarakat pulau buluh itu sendiri. Selain itu juga masih banyak orang yang tidak mengetahui khasiat dan kandungannya, siapa sangka buah yang sering jadi makanan monyet itu ternyata memiliki kandungan berupa karbohidrat yang tinggi.

Pelaksanaan program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyakarat sekitaran pulau Buluh, selain itu juga untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada disana yaitu dengan memanfaatkan buah mangrove jenis lindur menjadi olahan makanan seperti dodol dan coklat, serta untuk melestarikan ekosistem mangrove yang ada dipulau Buluh. Produk olahan dodol dan coklat ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi apabila di jual, melihat di daerah sekitaran Kepri belum punya produk olahan serupa dan bukan itu saja dengan adanya produk tersebut kami berharap bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat pulau buluh. Kondisi sebagian besar masyarakat disana saat ini bermata pencarian sebagai nelayan, yang apabila pada masa panceklik tak bisa mencari ikan hanya bisa meminjam uang kepada pengepul ikan.

Pada program ini kami telah melakukan observasi sejak bulan desember 2019, kemudian di lanjutkan dengan mensosialisasikan serta mengadakan mangrove show dan pendampiangan cara mengelolalah buah lindur menjadi coklat dan dodol melalui daring ( via Zoom dan WhatsApp ) yang kami lakukan pada bulan september sampai dengan oktober 2020. Setelah kami melakukan beberapa program pelatihan tersebut sudah ada beberapa masyarakat yang paham tentang cara pengolahannya, bukan itu saja ada juga masyarakat yang sudah bisa membuat produk itu secara mandiri di rumah mereka masing-masing. Besar harapan kami untuk menjadikan produk olahan dari buah lindur ini untuk menjadi pioner di sekitaran Kepulauan Riau.

#PKMPolibatam #Polibatam #HumasPolibatam

8 Bentuk Kegiatan Pembelajaran dalam Kampus Merdeka

#INFO-Hai #SobatPolibatam dan #InsanDikti
Sudahkah mendengar tentang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)?
Adakah yang mengetahui program seperti apa saja yang ditawarkan oleh Kampus Merdeka bagi mahasiswa?
Mari simak 8 bentuk kegiatan pembelajaran dalam Kampus Merdeka melalui informasi di atas!
 
 
 
Sumber: Ditjen Dikti
#Polibatam #HumasPolibatam

Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

NEWS-Pemerintah berupaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober mendatang. Saat memimpin rapat terbatas mengenai hal tersebut, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar peningkatan laju penularan pandemi tidak terjadi selepas masa libur tersebut.

“Kita memiliki pengalaman kemarin libur panjang, pada satu setengah bulan yang lalu mungkin. Setelah itu terjadi kenaikan yang agak tinggi. Oleh sebab itu, ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama ini jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid,” ujarnya dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2020.

Saat ini, berdasarkan data per 18 Oktober 2020, rata-rata kasus aktif di Indonesia berada pada angka 17,69 persen. Angka tersebut sudah lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 22,54 persen.

“Ini bagus sekali. Kita 17,69 persen, dunia 22,54 persen,” kata Presiden.

Dalam data yang sama, rata-rata kematian akibat Covid-19 di Indonesia juga menurun dari sebelumnya berada pada angka 3,94 persen menjadi 3,45 persen. Hal itu juga diikuti dengan rata-rata kesembuhan di Indonesia yang membaik.

“Kemudian rata-rata kesembuhan di Indonesia 78,84 persen. Ini juga lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan dunia yang 74,67 persen,” tuturnya.

Oleh karena itu, Kepala Negara berharap dan berupaya agar angka-angka perbaikan tersebut dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu agar selanjutnya tren penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia semakin membaik.

 
Jakarta, 19 Oktober 2020
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden

#Polibatam #HumasPolibatam #SetkabRI

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram