Polibatam Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Gelar Kajian Sirah Nabawiyah

NEWS-Politeknik Negeri Batam melalui Sub-Bagian Keuangan dan Kepegawaian yang bekerjasama dengan Masjid Kampus menyelenggarakan Kajian Rutin Islam dengan tema: MENGENAL PRIBADI ROSULULLAH SAW MENUJU KECINTAAN YANG HAKIKI. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 11 November 2019, pukul 16:00 (ba’da Asar) dengan pemateri : KH. Mohamad Khandiq Siraj. Kegiatan ini diawali dengan penampilan TIM HADROH IMMPB Politeknik Negeri Batam yang melantunkan Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Pada kajian ini, KH Mohammad Khandiq Siraj mengungkap 3 kiat meraih kecintaan pada Rasulullah SAW. Secara garis besar beliau mengatakan bahwa, untuk bisa meraih kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW adalah dengan (1). Memahami pribadi / sosok fisik Nabi Muhammad SAW. (2). Memahami Sejarah perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW. (3). Memahami Hak – Hak Nabi Muhammad SAW yang harus ditunaikan oleh Ummat-Nya.

KH Khandiq melanjutkan, bahwa hak-hak Rosulullah SAW yang harus kita sebagai umatnya tunaikan adalah: “(1) Rosulullah SAW memiliki hak untuk diikuti, dijadikan contoh dan suri tauladan bagi umatnya. (2). Beliau memiliki hak untuk di bacakan Sholawat, sebagaimana yang terekan dalam QS – Al-Ahzab ayat 56”. “Kedua hak ini jang ditinggalkan atau jangan sampai terlepas dalam kehidupan kita jika kita menginginkan kecintaan kepada baginda nabi besar Muhammad SAW” lanjut beliau.

Kegiatan kajian ini berakhir pada pukul 18:00 bertepatan dengan masuknya waktu Sholat Maghrib. “Kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan rutin sivitas akademika Polibatam yang dijalankan secara istiqomah” ungkap Dewi, kepala Sub-Bagian Keuangan dan Kepegawaian Polibatam.

(Masjid  Polibatam & Humas Polibatam)

#Polibatam #HumasPolibatam #MasjidPolibatam

 

Polibatam Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-74 Tahun 2019

NEWS-Upacara Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 kampus Politeknik Negeri Batam Menyelenggarakn Upacara Bendera pada hari Senin (11/11) di lapangan kampus Polibatam.

Inspektur upacara oleh Direktur Polibatam Dr. Priyono Eko Sanyoto, DEA, segenap sivitas akademika kampus Polibatam mengikuti upacara ini.

Tema peringatan Hari Pahlawanke 74 Tahun 2019 ini yaitu “Aku Pahlawan Masa Kini”. selaras dengan tema ini Direktur Polibatam memberikan amanahnya, “3 hal yang dipunyai sesorang yang patut disebut sebagai Pahlawan pertama jika prinsip hidup atau mindsetnya mempunyai pola memberi, pahlawan itu pasti banyak memberi kalau anda banyak meminta itu sulit jadi pahlawan dan Kedua yang diberikan itu yang terbaik. bukan sekedar memberi namun yang terbaik. seperti pesan-pesan para pahlawan tadi ada jenderal Sudirman, Kyai Ageng Serang itu rela mengorbankan nyawanya, itu terbaik dari yang terbaik. Ketiga mempunyai dampak besar. Pasti apa yang dilakukan pahlawan tersebut mempunyai dampak yang luas bahkan menunggu beliau wafat dulu baru gelar pahlawan diperoleh beliau”.

Itu 3 prinsip yang bisa disebut pahlawan dan tanamkan dalam diri anda yaitu biasakan memberi, berikan yang terbaik dan mempunyai dampak besar”.

Semoga dengan peringatan upacara ini dan amanah inspektur upacara tersebut kita bisa meneladani para pahlawan yang telah berjasa kepada nusa dan bangsa Indonesia dan kita di masa kini bisa juga menjadi pahlawan dengan cara banyak memberi, memberikan yang terbaik dan mempunyai dampak yang besar.

 

(Humas Polibatam)

 

Final Round of Polibatam B2B Sales Competition

NEWS-

Sequences event of Polibatam B2B Sales preparation courses finally reach final round competition that was held last Saturday (2/11) at Monas Building, Polibatam. The objective of this event is to select the best candidates to represent Polibatam in South East Asia Sales Competition in Maha Sarakham in 2020.

In the final round, 7 students from various study programs were competing. Polibatam also invited industry partner from PT NOV – Profab, Ms. Erna Permata Sari to play role as a buyer. Each participant was given 15 minutes to perform their sales skill and the jury selected 4 best candidates. The competition resulted Yuniarti from Managerial Accounting program as the winner, Martini Elizabeth from Accounting program as the 1st runner-up, Frilyan Juanda Adios from Multimedia & Networking program as the 2nd runner-up and Afifah Syahmarini Siregar from Business Administration program as the 3rd runner-up.

“It was the first competition delivered-in-English that i follow, and it gave me a chance to meet inspiring people and i really enjoyed to take part on the program to learn a lot about how to be a good sales executive”, said Yuniarti, a young woman who has born in Batam 29 June 1999.

In his remarks, Mr. Bambang Hendrawan as the project coordinator explained that the program is co-funded by Erasmus+ from Europe Commission with 3-years-duration of program. He hopes this will be a long-term program which expect more participants from all majors. He also encourages business administration students from the first and second year to join in this program as it is very related to their study.

Previously during September-October 2019, around 20 participants from all study programs in Polibatam joined in B2B sales preparation courses. This courses wasn’t only delivered through face-to-face learning but also apply blended learning through Polibatam e-learning system to provide the learning material to improve their knowledge about introduction to sales, product knowledge, SPIN, consumer behaviour, negotiation, role play, etc. Every 2 weeks, the participants got an opportunity to explore their competence through sales simulation with Polibatam industry partners. In the first trial competition, PT Excellitas took a part as a buyer while Fedex TNT participated in the second trial competition. PT NOV Profab took a part to succeed the final round of competition (2/11).

Through this program, all universitiy partners in South-East Asia were expected to adapt sales courses into their curricula.

(OIA & Humas Polibatam)

Kepala Dinas Pendidikan Kepri Dukung Kembangkan Potensi Maritim di Kepri

NEWS-Puncak acara simposium UNIID ini dilaksanakan pada hari Rabu namun acaranya sudah berlangsung sejak tanggal 28-30 Oktober 2019. Agenda kegiatan di Singapore dilaksanakan pada hari Selasa {29/10) di ITE dan KBRI Singapura.

Kampus Politeknik Negeri Batam dipercaya menjadi tuan rumah dalam acara 4 th Symposium of University Network  for Indonesia Infrastruktur Development (UNIID) pada Rabu (30/10) bertempat di auditorium kampus Politeknik Negeri Batam. Peserta dari berbagai universitas dan Politeknik di Indonesia.

Kepala Dinas Provinsi Kepri dalam hal ini mewakili gubernur Provinsi Kepulauan Riau memberikan sambuatan bahwa, “Bapak Gubernur menyampaikan salam taklim kepada bapak ibu sekalian dan mahasiswa yang hadir. Sudah tepat UNIID memilih Polibatam dan Prov Kepri menjadi tuan rumah, selamat mengikuti simposium semoga menghasilkan program pengembangan networking infrastruktur”.

“Provinsi Kepri menurut data terbaru wilayahnya 2 persen hanya daratan, potensi dominan adalah laut. Tantangan tentang bagaimana pembangunan infrastruktur di bidang kelautan ke depan. Pak Gubernur juga sudah menyampaikan pembangunan Jembatan Batam Bintan, proses rencana sudah sejak tahun 2004. Semoga dengan acara ini semakin terbuka networking pembangunan jembatan ini untuk memutus kesenjangan ekonomi di Kepri”, Tutur Pak Kadis.

Di Kepri kini ada 3 PTN yaitu Polibatam di Batam, UMRAH dan Poltekes Kemenkes di Tanjung Pinang. Semoga ke depan pengembangan potensi maritim di Kepri semakin baik melalui hasil riset dan inovasi dari para peneliti di Kepri agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Acara simposium di buka dengan prosesi Robot Polibatam menendang bola ke gawang disaksikan secara langsung oleh Direktur Polibatam, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Direktur UNIID, Pengurus UNIID yang baru.

“Ke depan Polibatam ingin mengembangkan infrastruktur untuk pengembangan SDM. SDM menjadi hal utama untuk kemajuan bangsa. Jika sarana pengembangan yang kita usulkan sesuai dengan masterplan ini dibangun maka ke depan banyak mahasiswa dari Singapura, Malaysia dan negera tetangga lainnya banyak yang kuliah di Polibatam”, Jelas Pak Eko.

Simposium ini bertujuan sebagai wadah pertukaran informasi yang merupakan sebuah upaya menyelaraskan pemahaman dan membuka wawasan terkait penyelenggaraan KPBU dalam pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur perguruan tinggi. Acara ditutup dengan presentasi 2 paper terbaik dengan cakupan topik sesuai dengan tema besar Simposium UNIID ke-4 ini. Harapannya hasil dari gagasan ilmiah mengenai pola KPBU tersebut dapat dimanfaatkan secara nyata dalam peningkatan infrastruktur di Indonesia. Khusus di bidang Pendidikan pola KPBU ini juga bisa menjadi alternatif pembiayaan sarana dan prasarana kampus di Indonesia.

(Humas Polibatam)

4 th Symposium of University Network for Indonesia Infrastruktur Development (UNIIDA) Di Kampus Polibatam

NEWS-Kampus Politeknik Negeri Batam dipercaya menjadi tuan rumah dalam acara 4 th Symposium of Univetsity Network  for Indonesia Infrastruktur Development (UNIIDA) pada Rabu (30/10) bertempat di auditorium kampus Politeknik Negeri Batam. Peserta dari berbagai universitas dan Politeknik di Indonesia.

Dalam sambutannya Ketua Panitia bapak Dudi Aziz dan selaku Direktur UNIIDA menyampaikan bahwa,”UNIIDA masih muda dan terima kasih kepada Polibatam Dr. Priyono Eko Sanyoto sudah mau menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara ini.”

“Agenda acara ini selama 3 hari dimulai dengan rapat penyusunan pengurus baru UNIIDA dilanjutkan kunjungan ke Singapura dan KBRI di Singapura. Infrastruktur dan SDM menjadi fokus UNIIDA dalam membangun Indonesia, hal ini sudah selaras dengan program Presiden Jokowi. Terima kasih atas kehadirannya”, tutur Dudi Aziz.

Puncak acara simposium UNIIDA ini dilaksanakan pada hari rabu namun acaranya sudah berlangsung sejak tanggal 28-30 Oktober 2019. Agenda kegiatan di Singapore dilaksanakan pada hari Selasa {29/10) di ITE dan KBRI Singapura.

Kepala Dinas Provinsi Kepri dalam hal ini mewakili gubernur Provinsi Kepulauan Riau memberikan sambuatan bahwa, “Bapak Gubernur menyampaikan salam taklim kepada bapak ibu sekalian dan mahasiswa yang hadir. Sudah tepat UNIIDA memilih Polibatam dan Prov Kepri menjadi tuan rumah, selamat mengikuti simposium semoga menghasilkan program pengembangan networking infrastruktur”.

“Provinsi Kepri menurut data terbaru wilayahnya 2 persen hanya daratan, potensi dominan adalah laut. Tantangan tentang bagaimana pembangunan infrastruktur di bidang kelautan ke depan. Pak Gubernur juga sudah menyampaikan pembangunan Jembatan Batam Bintan, proses rencana sudah sejak tahun 2004. Semoga dengan acara ini semakin terbuka networking pembangunan jembatan ini untuk memutus kesenjangan ekonomi di Kepri”, Tutur Pak Kadis.

Acara simposium di buka dengan prosesi Robot Polibatam menendang bola ke gawang disaksikan secara langsung oleh Direktur Polibatam, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Direktur UNIIDA, Pengurus UNIIDA yang baru.

“Ke depan Polibatam ingin mengembangkan infrastruktur untuk pengembangan SDM. SDM menjadi hal utama untuk kemajuan bangsa. Jika sarana pengembangan yang kita usulkan sesuai dengan masterplan ini dibangun maka ke depan banyak mahasiswa dari Singapura, Malaysia dan negera tetangga lainnya banyak yang kuliah di Polibatam”, Jelas Pak Eko.

Rangkaian simposium diisi dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab dari narasumber yang berpengalaman di bidangnya diantaranya yaitu: Pratomo Ismujatmika – Executive Vice President Pengembangan Bisnis, Eduard Batubara, Hasan, Kepala SPI BUMN perumahan, Idham Purnama, SH -PT. Geodipa Energi BUMN dibawah Kemenkeu.

Meningkatnya kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah keterbatasan anggaran Pemerintah, Pemerintah mendorong partisipasi swasta dalam pengembangan infrastruktur nasional melalui dukungan kebijakan, instrumen dan kerangka fiskal.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, pada tanggal 30 Desember 2009 Pemerintah Indonesia telah membentuk PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibawah Kementerian Keuangan yang bertugas untuk memberikan penjaminan atas proyek infrastruktur pemerintah yang dikembangkan dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Simposium ini bertujuan sebagai wadah pertukaran informasi yang merupakan sebuah upaya menyelaraskan pemahaman dan membuka wawasan terkait penyelenggaraan KPBU dalam pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur perguruan tinggi. Acara ditutup dengan presentasi 2 paper terbaik dengan cakupan topik sesuai dengan tema besar Simposium UNIID ke-4 ini. Harapannya hasil dari gagasan ilmiah mengenai pola KPBU tersebut dapat dimanfaatkan secara nyata dalam peningkatan infrastruktur di Indonesia. Khusus di bidang Pendidikan pola KPBU ini juga bisa menjadi alternatif pembiayaan sarana dan prasarana kampus di Indonesia.

(Humas Polibatam)

*Pimpinan dan Pegawai Humas Pemerintah dan PTN Perlu Terus Belajar Menjadi “Milenial”

NEWS- Era revolusi industri 4.0 menuntut perubahan pola komunikasi pemerintah kepada publik. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) selama 2014 hingga 2019 telah melakukan berbagai upaya dalam peningkatan kualitas hubungan masyarakat (humas) pemerintah di lingkungan Kemenristekdikti. Untuk mengoptimalkan terselenggaranya keterbukaan informasi publik dan sinergi kehumasan di era digital, Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan PTN, LLDikti, dan LPNK di Makassar sejak Selasa, 29 hingga Kamis, 31 Oktober.

Dalam kesempatan ini Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti Nada Darmiyanti Sriwijaningrum mengucapkan apresiasi atas kinerja seluruh pimpinan dan pegawai humas dari perguruan tinggi negeri (PTN), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), serta Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di lingkungan Kemenristekdikti atas kinerja selama lima tahun terakhir. Kepala Biro KSKP juga mengungkapkan humas di bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi perlu belajar menjadi milenial agar terus informatif dan inovatif dalam memberikan layanan.

“Humas itu harus, pertama yang terdepan dalam informasi. Yang kedua, berapapun umurnya humas itu harus (berpikir) milenial. Yang ketiga, humas harus inovatif,” ungkap Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti Nada Darmiyanti Sriwijaningrum Marsudi saat menutup Rapat Koordinasi Kehumasan PTN, LLDikti, dan LPNK di Hotel Four Points Makassar pada Rabu (30/10).

Kepala Biro KSKP juga mendorong semua orang yang bekerja di bidang humas pemerintah perlu terus belajar dan meningkatkan profesionalitas terlepas dari latar belakang pendidikannya. Nada mengungkapkan kunci menjadi pimpinan dan pegawai humas adalah keinginan untuk selalu belajar. Nada mengungkapkan dirinya sendiri selalu belajar menjadi humas pemerintah yang lebih baik dari pimpinan dan pegawai humas yang lain.

” Setiap humas harus senantiasa meningkatkan kompetensinya. Saya percaya setiap orang memiliki potensi menjadi insan humas yang baik asal terus belajar, karena esensi dasar dari humas adalah komunikasi. Dari bayi kita sudah mampu berkomunikasi dengan ibu dan bapak kita dengan bicara,” ungkap Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik (KSKP) Kemenristekdikti Nada Darmiyanti Sriwijaningrum.

Dalam kesempatan ini, Kepala Biro KSKP juga mengungkapkan program Kemenristekdikti berupa Anugerah Humas di lingkungan pendidikan tinggi perlu dipertahankan dalam periode kerja 2019 – 2024 mendatang dalam rangka evaluasi kinerja humas di lingkungan pendidikan tinggi.

“Lima tahun lalu kita menyelenggarakan anugerah humas dan Saya berharap tetap harus dipertahankan. Pesan saya kepada Kabiro Humas Kemendikbud, Anugerah Humas harus tetap diberikan. Akan banyak awards dari Kemenkominfo atau public relation Indonesia awards tapi di antara kita, kita harus dievaluasi dan jadikan awards itu bukan sebagai kompetisi, tapi sebagai evaluasi,” ungkap Kepala Biro KSKP.

Dalam pembukaan Rakor Kehumasan pada Selasa (29/10) lalu, Kepala Bagian Komunikasi Publik Kemenristekdikti Yayat Hendayana mengungkapkan Rakor Kehumasan ini diharapkan terus meningkatkan kinerja seluruh undangan yang hadir.

“Rakor Kehumasan kali ini mengundang 120an perguruan tinggi negeri, baik yang berbentuk satuan kerja, Badan Layanan Umum, maupun PTN Badan Hukum. Juga turut hadir seluruh LLDikti dan LPNK yang masuk koordinasi Kemenristekdikti. Rakor ini diharapkan dapat menjadikan kinerja humas di bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi terus meningkat di periode pemerintahan berikutnya,” ungkap Kepala Bagian Komunikasi Publik Kemenristekdikti Yayat Hendayana.

Rakor ini menghadirkan pembicara yang mumpuni di bidang tata kelola komunikasi publik, mencakup Kepala Bagian Manajemen Strategi Komunikasi Kementerian Keuangan Fery Gunawan, Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Taufik Dahlan, Manajer Penjangkauan Politik dan Pemerintahan Facebook Noudhy Valdryno dan Putu Yudha, serta Praktisi Media Nurjaman Mochtar dan Prita Laura. Turut hadir dalam kesempatan ini pejabat eselon dan pegawai humas dari seluruh PTN, LLDikti, dan LPNK di dalam koordinasi Kemenristekdikti.

Sumber:

Dwi Rizqa Ananda, Ahmad Tombak Al Ayyubi, Firman Hidayat, Yayat Hendayana, Dinna Handini
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN

Fotografer : Ardian Syaputra, MS. Fajri

Instagram @Ristekdikti
Twitter: @Kemristekdikti
Facebook: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
YouTube: Ristekdikti TV
Website : https: //ristekdikti.go.id
Google Play: G-Magz

#KerjaBerdampak
#InovasiIndonesia
#BikinIndonesiaMaju
#SDMUnggul
#IndonesiaMaju
#SDMUnggulanIndonesiaMaju
#RistekBRIN
#RistekBRINBranding
#RakorKehumasan

Bimtek dan Sertifikasi Pengadaan Jasa Pemerintah Pegawai BP Batam

NEWS-SDM BP Batam bekerjasama dengan Training Center Politeknik Negeri Batam menyelenggarakan Bimtek dan Sertifikasi Pengadaan Jasa Pemerintah Pegawai BP Batam kepada pegawai di lingkungan BP Batam. Pembukaan acara dilaksanakan pada Senin (28/10) di gedung Monas di lantai 12.

Pembantu Direktur 3 Politeknik Negeri Batam Muslim Ansori, SE., M.Ak. Ak., CPA., CA dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Semoga bapak dan ibu yang terpilih menjadi peserta bisa meluruskan niat dan belajar selama Bimtek ini agar hasilnya sesuai dengan yang dharapkan memiliki kompetensi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah, karena sertifikasi ini sangat dibutuhkan di semua instansi. Selamat mengikuti dan sukses”.

Drs. Abd. Salam selaku Bagian Perencanaan dan Pengembangan SDM BP Batam hadir memberikan sambutan sekaligus memberikan motovasi langsung kepada peserta Bimtek.

“Pesan ibu Karo, beliau mengucapkan selamat telah terpilih menjadi peserta, dan sertifikasi ini sangat penting dan dibutuhkan di BP Batam.  Banyak pekerjaan di BP Batam membutuhkan di BP Batam. Keahlian ini diperlukan di instansi lain juga.  Tugas-tugas di kantor sudah dibebas tugaskan agar konsen mengikuti training dan sertifikasi ini. Pesan selanjutnya temen-temen belajar dan luruskan niat, setelah pulang training bisa punya sertifikasi, tutur bapak Abd. Salam.

“Kita bekerja sama dengan Polibatam training ini silahkan ikuti aturan dari sini dan outputnya sesuai dengan yang kita harapkan. Sesinya akan banyak mandiri diskusi. Ibu Karo mengucapkan selamat mengikuti diklat dan nikmati namun serius outnya bisa lulus sertifikasi”, jelas bapak Abd. Salam selaku Bagian Perencanaan dan Pengembangan SDM BP Batam.

Training Center Polibatam menjadi mitra instansi dan perusahaan dalam penyelenggaraan training, sertifikasi berbagai bidang yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan SDM terutama di kota Batam dan sekitarnya.

(Humas Polibatam)

2 Tim Polibatam Raih Juara 2 dan 3 di Ajang Manufacturing Day 2019 Problem Solving Competition PT. Catepillar Indonesia Batam

PRESTASI-Tim Mahasiswa Polibatam Meraih Juara  2 dan Juara 3 di Ajang Manufacturing Day 2019 Problem Solving Competition di PT. Catepillar Indonesia Batam.

Adapun tim yang menang dalam kompetisi ini yaitu :

  1. Kura-kura Ninja Team yang beranggotakan Rafi Laksamana Adi (MS), Eva Meilinda (AB), Grace Elnytha S (AB) meraih Juara 2.
  2. Brainer Team yang beranggotakan Dicky Vebrian (AB), Rachenja Harunni Nelvis (MS), Ayu Aksari Sianturi (MS) meraih Juara 3.

Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis dan Teknik Mesin Polibatam. Semoga dengan semakin banyaknya kolaborasi antar jurusan di kampus Polibatam maka bisa memberikan ide-ide yang inovatif dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan memenangkan perlombaan yang di ikuti oleh mahasiswa Politeknik Negeri Batam.

(Humas dan Jurusan MB Polibatam)

Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-91

Direktur dan Segenap Sivitas Akademika Kampus Politeknik Negeri Batam Mengucapkan “Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-91”. Sumpah Pemuda kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju“. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang teiah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

(Humas Polibatamn)

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram