4 th Symposium of University Network for Indonesia Infrastruktur Development (UNIIDA) Di Kampus Polibatam

NEWS-Kampus Politeknik Negeri Batam dipercaya menjadi tuan rumah dalam acara 4 th Symposium of Univetsity Network  for Indonesia Infrastruktur Development (UNIIDA) pada Rabu (30/10) bertempat di auditorium kampus Politeknik Negeri Batam. Peserta dari berbagai universitas dan Politeknik di Indonesia.

Dalam sambutannya Ketua Panitia bapak Dudi Aziz dan selaku Direktur UNIIDA menyampaikan bahwa,”UNIIDA masih muda dan terima kasih kepada Polibatam Dr. Priyono Eko Sanyoto sudah mau menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara ini.”

“Agenda acara ini selama 3 hari dimulai dengan rapat penyusunan pengurus baru UNIIDA dilanjutkan kunjungan ke Singapura dan KBRI di Singapura. Infrastruktur dan SDM menjadi fokus UNIIDA dalam membangun Indonesia, hal ini sudah selaras dengan program Presiden Jokowi. Terima kasih atas kehadirannya”, tutur Dudi Aziz.

Puncak acara simposium UNIIDA ini dilaksanakan pada hari rabu namun acaranya sudah berlangsung sejak tanggal 28-30 Oktober 2019. Agenda kegiatan di Singapore dilaksanakan pada hari Selasa {29/10) di ITE dan KBRI Singapura.

Kepala Dinas Provinsi Kepri dalam hal ini mewakili gubernur Provinsi Kepulauan Riau memberikan sambuatan bahwa, “Bapak Gubernur menyampaikan salam taklim kepada bapak ibu sekalian dan mahasiswa yang hadir. Sudah tepat UNIIDA memilih Polibatam dan Prov Kepri menjadi tuan rumah, selamat mengikuti simposium semoga menghasilkan program pengembangan networking infrastruktur”.

“Provinsi Kepri menurut data terbaru wilayahnya 2 persen hanya daratan, potensi dominan adalah laut. Tantangan tentang bagaimana pembangunan infrastruktur di bidang kelautan ke depan. Pak Gubernur juga sudah menyampaikan pembangunan Jembatan Batam Bintan, proses rencana sudah sejak tahun 2004. Semoga dengan acara ini semakin terbuka networking pembangunan jembatan ini untuk memutus kesenjangan ekonomi di Kepri”, Tutur Pak Kadis.

Acara simposium di buka dengan prosesi Robot Polibatam menendang bola ke gawang disaksikan secara langsung oleh Direktur Polibatam, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Direktur UNIIDA, Pengurus UNIIDA yang baru.

“Ke depan Polibatam ingin mengembangkan infrastruktur untuk pengembangan SDM. SDM menjadi hal utama untuk kemajuan bangsa. Jika sarana pengembangan yang kita usulkan sesuai dengan masterplan ini dibangun maka ke depan banyak mahasiswa dari Singapura, Malaysia dan negera tetangga lainnya banyak yang kuliah di Polibatam”, Jelas Pak Eko.

Rangkaian simposium diisi dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab dari narasumber yang berpengalaman di bidangnya diantaranya yaitu: Pratomo Ismujatmika – Executive Vice President Pengembangan Bisnis, Eduard Batubara, Hasan, Kepala SPI BUMN perumahan, Idham Purnama, SH -PT. Geodipa Energi BUMN dibawah Kemenkeu.

Meningkatnya kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah keterbatasan anggaran Pemerintah, Pemerintah mendorong partisipasi swasta dalam pengembangan infrastruktur nasional melalui dukungan kebijakan, instrumen dan kerangka fiskal.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, pada tanggal 30 Desember 2009 Pemerintah Indonesia telah membentuk PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibawah Kementerian Keuangan yang bertugas untuk memberikan penjaminan atas proyek infrastruktur pemerintah yang dikembangkan dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Simposium ini bertujuan sebagai wadah pertukaran informasi yang merupakan sebuah upaya menyelaraskan pemahaman dan membuka wawasan terkait penyelenggaraan KPBU dalam pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur perguruan tinggi. Acara ditutup dengan presentasi 2 paper terbaik dengan cakupan topik sesuai dengan tema besar Simposium UNIID ke-4 ini. Harapannya hasil dari gagasan ilmiah mengenai pola KPBU tersebut dapat dimanfaatkan secara nyata dalam peningkatan infrastruktur di Indonesia. Khusus di bidang Pendidikan pola KPBU ini juga bisa menjadi alternatif pembiayaan sarana dan prasarana kampus di Indonesia.

(Humas Polibatam)

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
Facebook
Facebook
Twitter
Visit Us
YouTube
Instagram